Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN UM Surabaya Dorong Digitalisasi Posyandu Lewat Aplikasi GENC

Iklan Landscape Smamda
KKN UM Surabaya Dorong Digitalisasi Posyandu Lewat Aplikasi GENC
KKN UM Surabaya dorong digitalisasi posyandu lewat aplikasi GENC. (Fajar Halimm/PWMU.CO)
pwmu.co -

Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat terus dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya). Salah satu kontribusi nyata datang dari Kelompok 32 yang mengadakan kegiatan pendampingan Posyandu sekaligus sosialisasi aplikasi GENC (Gerakan Edukasi Nutrisi Cerdas), Sabtu pagi (9/8/2025) di Balai RW 05, Kecamatan Benowo, Surabaya.

Kegiatan ini dihadiri oleh kader Posyandu, ibu-ibu yang membawa balita, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat. Kehadiran mahasiswa disambut antusias oleh warga karena selain membantu proses pelaksanaan posyandu secara langsung, mereka juga memperkenalkan solusi digital yang dapat mempercepat dan mempermudah monitoring gizi balita.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN terlibat langsung dalam kegiatan rutin Posyandu seperti menimbang balita, mengukur tinggi badan dan lingkar kepala, mencatat perkembangan anak, serta membagikan vitamin. Hal ini menunjukkan keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pelayanan kesehatan dasar masyarakat, khususnya untuk ibu dan anak.

Tak hanya berkontribusi secara teknis, mahasiswa KKN UMSurabaya juga memberikan edukasi mengenai pemanfaatan teknologi melalui aplikasi GENC. Aplikasi ini dirancang untuk mendigitalisasi pencatatan status gizi anak secara real-time, sehingga memudahkan kader posyandu dalam proses pemantauan dan rekap data.

Pelayanan Posyandu di Era Digital

Talitha Marcella, perwakilan (PIC) KKN Kelompok 32, menjelaskan bahwa aplikasi GENC merupakan bentuk inovasi berbasis teknologi yang sangat relevan untuk mendukung pelayanan posyandu di era digital.

“Aplikasi GENC memungkinkan kader untuk langsung menginput data gizi anak saat pelaksanaan posyandu. Dengan begitu, pencatatan menjadi lebih rapi, data lebih akurat, dan bisa langsung diakses kapan saja melalui ponsel,” jelas Talitha.

Respons positif pun datang dari para kader. Mereka mencoba langsung penggunaan aplikasi di ponsel masing-masing dengan bimbingan dari tim KKN. Kader merasa terbantu karena aplikasi ini mampu mengurangi risiko kesalahan dalam pencatatan manual dan mempersingkat waktu rekapitulasi data, yang selama ini memakan banyak waktu dan tenaga.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Wiwik, salah satu kader posyandu, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN. Ia mengaku terbantu, baik dari sisi teknis pelaksanaan posyandu maupun pemahaman baru terkait penggunaan aplikasi kesehatan.

“Kami senang dibantu oleh adik-adik mahasiswa KKN. Selain membantu kegiatan posyandu, kami juga mendapat pengetahuan baru yang bermanfaat untuk pelayanan kesehatan di sini,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui sinergi antara mahasiswa dan masyarakat, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan untuk memberikan dampak berkelanjutan dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Inovasi teknologi seperti GENC membuktikan bahwa digitalisasi layanan kesehatan di tingkat masyarakat bukan hanya memungkinkan, tapi juga sangat dibutuhkan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengabdi, tetapi juga mentransfer pengetahuan yang relevan dan solutif bagi permasalahan nyata di masyarakat. (*)

 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu