Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak usia dini, terutama pada anak-anak, menjadi upaya penting karena mereka merupakan kelompok yang paling rentan terhadap berbagai penyakit akibat kurangnya kebersihan.
Salah satu infeksi yang sering menyerang anak-anak adalah infeksi cacing kremi yang umum ditularkan melalui benda yang terkontaminasi telur cacing.
Oleh karena itu, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 21 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) tahun 2025/2026 memberikan edukasi mengenai PHBS, khususnya tentang pentingnya cuci tangan dan menjaga kebersihan diri. Langkah ini menjadi upaya preventif untuk melindungi anak-anak dari risiko infeksi cacing kremi.
Sosialisasi PHBS ini dilakukan di SDN II Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (9/9/2025). Sasaran kegiatan ini ditujukan khusus kepada siswa kelas II, yang berada dalam masa pertumbuhan dan pembentukan kebiasaan. Mereka cenderung aktif dan banyak melakukan kontak fisik dengan lingkungan sehingga dianggap efektif untuk menanamkan PHBS.
Kegiatan ini mencakup penjelasan singkat tentang siklus hidup cacing kremi, penularan, tanda-tanda infeksi, serta pencegahan melalui kebiasaan mencuci tangan.
Pemberian materi dibuat secara interaktif agar lebih menarik dan mudah dipahami. Salah satunya dengan mengemas sesi langkah cuci tangan dalam bentuk lagu. Melalui nyanyian dan gerakan tangan sederhana, siswa diajak belajar sambil bermain sehingga materi lebih mudah diingat.
Pemberian kuis interaktif dengan hadiah menarik menjadi penutup kegiatan sosialisasi PHBS ini. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan.
Antusiasme siswa kelas II SDN II Tawangrejo sangat tinggi, terbukti dari banyaknya yang aktif menjawab pertanyaan. Seluruh peserta kegiatan ini kemudian diberi snack sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi mereka.
Kelancaran kegiatan ini tidak lepas dari dukungan pihak SDN II Tawangrejo yang sangat terbuka dan mendukung dengan penuh inisiatif. Pihak sekolah memfasilitasi segala keperluan yang dibutuhkan, mulai dari tempat, waktu, hingga membantu koordinasi dengan siswa.
Kerja sama yang baik ini membuat sosialisasi PHBS berjalan lancar. Kelompok KKN 21 UM Surabaya berharap para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai langkah kecil menuju masyarakat yang lebih sehat.






0 Tanggapan
Empty Comments