Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN Umla Gelar Pelatihan IKM Pangan di Wonorejo, Gandeng Disperindag dan Koko Nono

Iklan Landscape Smamda
KKN Umla Gelar Pelatihan IKM Pangan di Wonorejo, Gandeng Disperindag dan Koko Nono
Foto bersama setelah pembukaan pelatihan IKM Pangan (Fillah Inzuly Vilthon/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) yang bertugas di Desa Wonorejo, Kecamatan Sambeng, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pangan pada Selasa (26/8/2025).

Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara KKN Umla dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan ini menghadirkan tim pemateri dari pelaku usaha pangan lokal ternama, Koko Nono.

Acara pembukaan berlangsung di Balai Desa Wonorejo dengan dihadiri oleh perwakilan Disperindag Lamongan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta 30 peserta yang berasal dari lima desa di Kecamatan Sambeng, yakni Wonorejo, Wudi, Pataan, Daliwangun, dan Kedungbanjar.

Peserta terdiri dari pelaku usaha mikro, pemuda desa, hingga ibu rumah tangga yang memiliki minat dan potensi dalam bidang pengolahan pangan lokal.

Dalam sambutannya, Perwakilan Desa Wonorejo, Diah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami sangat menyambut baik program pelatihan ini. Potensi sumber daya alam lokal di Sambeng sangat besar, namun perlu didukung dengan pelatihan dan pendampingan yang tepat agar bisa dikembangkan menjadi produk bernilai jual tinggi,” ujarnya.

Perwakilan dari Disperindag Lamongan, Uji Basuki juga memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dalam mendukung pertumbuhan IKM, khususnya sektor pangan berbasis lokal.

“Pelatihan ini diharapkan mampu mendorong inovasi produk dan meningkatkan daya saing IKM pangan di daerah pedesaan,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan kelompok KKN Umla di Desa Wonorejo, Annisa Cahyani, menjelaskan bahwa pelatihan ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 26 hingga 28 Agustus 2025.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan meliputi sesi materi tentang pengolahan pangan, pengemasan, serta pemasaran produk, yang dipandu langsung oleh tim dari Koko Nono.

“Kami berharap peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga inspirasi dan semangat untuk mengembangkan usaha mandiri dari potensi alam sekitar,” tambahnya.

Dengan dibukanya kegiatan ini, diharapkan pelatihan yang berlangsung dapat menjadi langkah awal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis potensi desa serta mempererat sinergi antara kampus, pemerintah, dan masyarakat. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu