Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN UMMAD 2025 Resmi Dimulai, 76 Mahasiswa Siap Mengabdi di Madiun

Iklan Landscape Smamda
KKN UMMAD 2025 Resmi Dimulai, 76 Mahasiswa Siap Mengabdi di Madiun
Pelepasan KKN UMMAD 2025 di hall kampus 1 UMMAD. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Sebanyak 76 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) resmi dilepas untuk mengikuti Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMMAD 2025, Selasa (16/12/2025).

Mahasiswa peserta KKN berasal dari berbagai program studi, yakni Ilmu Komunikasi, Kesejahteraan Sosial, Administrasi Kesehatan, Ilmu Lingkungan, Kebidanan, dan Ilmu Aktuaria. KKN UMMAD 2025 mengusung tema “Mengabdi dengan Ilmu Berdampak bagi Masyarakat.”

Hadir dalam acara pelepasan tersebut Ketua LPPM UMMAD Prof. Ir. Sarjito, M.T., Ph.D., Kepala Bagian Keuangan UMMAD Satriyo Priyo Handoko, S.Si., M.Si., para dekan dan ketua program studi, serta para lurah dari lokasi pelaksanaan KKN, yakni Kelurahan Manguharjo, Kanigoro, dan Nambangan Lor.

Prosesi pelepasan ditandai dengan serah terima peserta KKN dari pihak UMMAD yang diwakili Ketua LPPM UMMAD, Prof. Ir. Sarjito, kepada mitra KKN yang diwakili Lurah Manguharjo, Rudiyanto.

Sekretaris Program KKN UMMAD, Lina Alfiyani, M.K.M., menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN akan berlangsung selama satu bulan di empat wilayah, yakni Desa Candimulyo, Kabupaten Madiun, serta Kelurahan Nambangan Lor, Kanigoro, dan Manguharjo di Kota Madiun.

“Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama mahasiswa telah melakukan asesmen awal di lokasi KKN. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu merumuskan langkah pemecahan masalah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ketua LPPM UMMAD, Prof. Ir. Sarjito, menegaskan bahwa KKN merupakan sarana pengembangan soft skills mahasiswa setelah mendapatkan hard skills di bangku perkuliahan.

“KKN melatih kemampuan komunikasi dan kepekaan sosial. Kuliah dengan IP tinggi saja tidak cukup. Mahasiswa harus terjun langsung ke masyarakat untuk mengasah soft skills,” tegasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Menurutnya, berbeda dengan penelitian yang menuntut kebaruan, KKN menekankan pada kemampuan mahasiswa dalam memetakan dan membantu menyelesaikan persoalan riil di masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu melakukan survei, menganalisis permasalahan, dan berkoordinasi dengan perangkat desa agar solusi yang ditawarkan benar-benar relevan,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Manguharjo, Rudiyanto, menyampaikan bahwa wilayahnya memiliki potensi sekaligus tantangan, salah satunya Pasar Kawak yang mengalami fluktuasi jumlah pengunjung.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Kami berharap mahasiswa KKN dapat memberikan masukan dan inovasi agar Pasar Kawak ke depan semakin berkembang,” ungkapnya.

Dengan pelaksanaan KKN UMMAD 2025 ini, diharapkan mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperoleh pengalaman berharga dalam pengabdian sosial.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu