Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KL Lazismu Umsida Olah Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos, Dukung Green Campus dan Kemanusiaan

Iklan Landscape Smamda
KL Lazismu Umsida Olah Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos, Dukung Green Campus dan Kemanusiaan
Mahasiswa Umsida menunjukkan Pupuk Kompos Lazismu Umsida. Foto: Istimewa.
pwmu.co -

Kantor Layanan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sadaqah Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (KL Lazismu Umsida) menghadirkan inovasi ramah lingkungan dengan memanfaatkan sampah organik yang ada di lingkungan kampus menjadi pupuk kompos bernilai ekonomi.

Wakil Manajer Bidang Keuangan KLL Lazismu Umsida, Abdul Haris Effendie, S.Pd.I., menjelaskan bahwa inovasi tersebut lahir dari kepekaan terhadap isu lingkungan yang dipadukan dengan kepedulian sosial.

“Inisiatif ini memanfaatkan sampah daun yang setiap hari dibersihkan oleh petugas Umsida di seluruh area kampus,” terangnya pada Rabu (31/12/2025).

Daun-daun tersebut yang sebelumnya hanya berakhir di tempat sampah, kini diolah menjadi produk pupuk kompos yang siap digunakan dan dipasarkan.

Ia juga menjelaskan bahwa pengelolaan pupuk kompos tersebut berawal dari pengumpulan daun-daun kering di lingkungan Umsida. Seluruh bahan baku berasal dari area kampus sehingga prosesnya benar-benar memanfaatkan potensi internal.

“Untuk sementara bahan bakunya kami cari di lingkungan Umsida semua, dari daun-daunan yang setiap hari dibersihkan,” jelas Haris.

Dalam proses produksinya, Lazismu Umsida bekerja sama dengan PT Umsida Sinergi Usaha (PT USU) yang berada di Kampus 2 Umsida dan dikelola oleh Agribisnis Umsida.

Kerja sama ini mencakup proses pengolahan, penentuan komposisi campuran, hingga desain kemasan produk.

“Kami kerja sama dengan PT USU untuk proses produksinya, mulai dari campuran, komposisi, sampai desain packing. Tapi untuk penjualannya, Lazismu Umsida yang mengelola secara mandiri,” ujarnya.

Proses pengolahan pupuk kompos, mulai dari pengumpulan sampah daun hingga produk siap dikemas membutuhkan waktu maksimal dua pekan. Setelah itu, pupuk kompos sudah siap dijual dalam kemasan 5 kilogram dengan harga Rp10.000 per paket.

Pupuk Kompos untuk Donasi dan Green Campus

Produksi pupuk kompos ini dimulai pada Desember 2025 dan menjadi salah satu wujud penerapan konsep green campus di lingkungan Umsida.

Hasil penjualan pupuk kompos pada tahap awal seluruhnya didonasikan untuk membantu masyarakat di Aceh dan Sumatra yang terdampak banjir.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Pada tahap awal ini kami menyediakan 200 pak dan seluruh hasil penjualannya kami salurkan untuk donasi ke Sumatra,” ungkap Haris.

Program donasi Sumatra sendiri masih terus dibuka oleh KLL Umsida hingga saat ini. Sebelumnya, donasi yang terkumpul telah mencapai Rp67,7 juta dan seluruhnya sudah terealisasi.

Melalui penjualan pupuk kompos, Lazismu Umsida berharap dapat menambah sumber donasi sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah organik. Ke depan, produk pupuk kompos ini tidak hanya akan dipasarkan di lingkungan Umsida.

Haris juga menjelaskan bahwa Lazismu Umsida berencana mengembangkan pemasaran ke masyarakat umum, seperti penjual tanaman hias, bunga, dan perlengkapan berkebun di berbagai wilayah.

“Ke depannya produk ini akan terus dikembangkan, tidak hanya dijual di Umsida, tapi juga ditawarkan ke pasaran umum,” ucapnya.

Selain mengolah sampah organik, Lazismu Umsida juga aktif mengelola limbah anorganik sebagai bagian dari ekosistem daur ulang kampus.

“Kami koordinasi terlebih dahulu untuk mendata barang-barang yang tidak terpakai. Lalu kami pilah antara barang elektronik, material sisa pembangunan, karton bekas, dan limbah lainnya,” imbuhnya.

Ia menjelaskan bahwa di berbagai titik Kampus Umsida telah disediakan keranjang khusus untuk botol plastik. Limbah anorganik yang terkumpul tersebut selanjutnya diserahkan kepada pengepul untuk didaur ulang.

“Hasil dari pengelolaan limbah ini tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial. Dana yang terkumpul kami alokasikan untuk Beasiswa Sang Surya bagi mahasiswa Umsida,” pungkasnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu