Di salah satu sudut pameran, booth Lembaga Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah Pimpinan (LP UMKM) Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) tampak ramai.
Dua dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Erwan Sudiwijaya, MBA, MA dan R. Nanang Widyatmoko, M.Sn, memandu sesi Klinik Foto Produk yang digelar Sabtu (13/10/2025) jam 16.00–17.30 WIB.
Acara ini dihadiri Ketua LP UMKM PWM DIY Farid Ma’ruf, S.T, M.Eng. dan Wakil Rektor Bidang Mutu, Reputasi, dan Kemitraan UMY Ir. Slamet Riyadi, ST, M.Sc, Ph.D. serta dimoderatori oleh Endro.
Dukungan jajaran pimpinan Muhammadiyah dan UMY menandai pentingnya penguatan kapasitas UMKM di era pemasaran digital.
Klinik berlangsung dengan konsep talkshow yang cair. Moderator Endro membuka diskusi dengan pertanyaan dasar, apa itu foto produk? dan mengapa produk harus memiliki foto yang baik?
“Dari sisi fotografi, menekankan teknik dasar, pencahayaan, dan kemudahan pemahaman visual,” ujar Nanang.
Erwan menimpali dengan perspektif promosi, menekankan peran foto sebagai pintu pertama menarik perhatian konsumen.
Diskusi berlanjut pada topik komposisi foto. Nanang menjelaskan pentingnya keseimbangan visual agar produk tampak menarik, sementara Erwan menekankan perlunya diferensiasi produk agar foto tidak sekadar indah, tapi juga menonjol di tengah persaingan.
Setelah sesi dialog, peserta diajak praktik memotret produk menggunakan teknologi tepat guna, seperti ponsel dan mini studio portabel.
Nanang memandu teknik pencahayaan dan sudut pengambilan gambar, sedangkan Erwan memberi masukan agar foto yang dihasilkan selaras dengan strategi promosi visual.
Klinik ini menjadi magnet bagi pelaku UMKM yang ingin memperkuat kehadiran digital. Tak hanya mendapat bekal teknis fotografi, peserta juga diajak memahami bagaimana foto dapat menjadi medium komunikasi visual yang efektif untuk meningkatkan daya saing.
PWM DIY sebagai penyelenggara menargetkan kegiatan seperti ini dapat membantu usaha kecil menengah di Yogyakarta naik kelas.
“Pelatihan visual dan promosi adalah kunci UMKM berkembang,” pungkas moderator di akhir acara. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments