
PWMU.CO – Menjadi momen bersejarah bagi keluarga besar Aisyiyah Kota Blitar pada Ahad, (29/6/2025). Bertempat di Gedung Kusuma Wicitro Kota Blitar, kegiatan Milad Aisyiyah ke-108 diselenggarakan dengan penuh khidmat, semarak, dan penuh semangat dakwah. Sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah, KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) Kota Blitar turut hadir dan mengambil peran penting dalam pengamanan dan pengawalan jalannya kegiatan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari lingkungan Muhammadiyah dan pemerintahan, di antaranya: Prof Dr Sugiarti, Wakil Ketua PWA (Pimpinan Wilayah Aisyiyah) Jawa Timur, Rahmi AIDA, Majelis PAUD dan Dikdasmen PWA Jawa Timur, dan M. Sidiq MSos MSi Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Sosial Kota Blitar.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dan diikuti oleh sekitar 200 peserta dari berbagai unsur Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ortom, dan simpatisan. Sebagai wujud kemandirian dan peran aktif perempuan dalam gerakan ekonomi, kegiatan ini juga menghadirkan dua bazar utama yang menyita perhatian para peserta. Pertama ISWARA (Ikatan Saudagar dan Wirausaha Aisyiyah Kota Blitar) dan kedua APUNA (Asosiasi Pengusaha Nasyiatul Aisyiyah Kota Blitar).
Beragam produk lokal, makanan olahan, kerajinan, serta karya kreatif kader ditampilkan dalam bazar ini sebagai bentuk nyata penguatan ekonomi umat yang digagas oleh kaum perempuan Aisyiyah.
KOKAM Tampil Siaga dan Berwibawa
Dalam kegiatan ini, KOKAM Kota Blitar tampil penuh tanggung jawab. Sejumlah personel KOKAM dengan seragam loreng khas siap siaga mengawal setiap tahap acara. Mulai dari pengaturan lalu lintas sekitar gedung, penjagaan pintu masuk, hingga pengamanan di dalam dan luar gedung acara. Tidak hanya mengawal, KOKAM juga hadir sebagai representasi dakwah pemuda Muhammadiyah yang santun, disiplin, dan siap berkontribusi untuk umat.
Menariknya, tak hanya yang berseragam loreng, lima anggota KOKAM Kota Blitar juga hadir mengenakan pakaian batik rapi sebagai bagian dari perwakilan resmi PDPM Kota Blitar yang mengikuti kegiatan dari dalam ruangan. Ini menjadi bentuk sinergi antara fungsi pengamanan dan representasi formal pemuda Muhammadiyah dalam kegiatan besar persyarikatan.
Apresiasi
Salah satu komanda senior KOKAM Kota Blitar, Sum, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Dalam keterangannya, beliau menyampaikan:
“Milad Aisyiyah ke-108 ini bukan hanya seremoni tahunan. Ini adalah bentuk eksistensi dakwah Aisyiyah yang luar biasa. Dari pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi — semuanya hadir dalam satu rangkaian acara. KOKAM merasa bangga diberi kepercayaan untuk mengawal kegiatan ini. Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tapi juga menjadi bagian dari syiar dan semangat gerakan Muhammadiyah,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi ajang pembelajaran dan penguatan ideologi keislaman serta kemuhammadiyahan, terutama bagi kader muda.
“Sinergi antar-Ortom harus terus dikuatkan, dan KOKAM akan selalu siap hadir di mana dakwah membutuhkan,” tambahnya.
Milad Aisyiyah ke-108 di Kota Blitar ini menjadi contoh nyata bagaimana kekuatan dakwah Muhammadiyah tidak hanya datang dari mimbar, tetapi juga dari sinergi lintas elemen—dari perempuan, pemuda, hingga pelaku usaha dan pemerintahan.
KOKAM Kota Blitar menegaskan kembali komitmennya: siap menjadi garda terdepan pengamanan, sekaligus mitra strategis dalam syiar dakwah dan penguatan nilai-nilai persyarikatan. (*)
Penulis Mbah Sum Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments