Semangat kebersamaan yang hangat mewarnai ajang Lomba Mewarnai Ibu & Anak yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Gresik. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Pra-Milad ke-28 IGABA ini sukses digelar di Icon Mall Gresik pada Kamis, (23/10/2025).
15 Peserta lomba anak dan mama dari TK Aisyiyah 36 PPI (TK ABA 36 PPI) menunjukkan semangat luar biasa. Mereka bahkan sudah tiba di lokasi, Icon Mall Gresik, sejak pukul 09.30 WIB, setengah jam lebih awal dari jam buka mall yang biasanya pukul 10.00 WIB.
”Antusiasme ini menunjukkan betapa besar keinginan anak-anak dan orang tua untuk berpartisipasi dan berkarya,” ujar Nur Lailah, S.Pd salah satu guru pendamping TK ABA 36 PPI
Kepala TK Aisyiyah 36 PPI, Iffah Nihayati, S.Psi, menjelaskan bahwa kehadiran lebih awal ini menunjukkan semangat dan kesiapan peserta, mencerminkan tema besar IGABA.
“Membangun Kemandirian IGABA dalam Melejitkan PAUD ‘Aisyiyah untuk Generasi Berkemajuan”, ujarnya yang juga turut hadir di lokasi lomba.
Lima belas peserta dari TK Aisyiyah 36 PPI yaitu: Muhammad Aldrich Hamizan Athallah, Muhammmad Keenan Evano El Jufri, Ararinda Pramesti Rumi, Cattleya Nurtsurayya Komara, Aisha Medina Zunaira, Shakila Almahyra Jusuf, Namira Mumtazah Al Faza, Kemas Afnan Al Fatih, Haura Aisyah, Madina Rahma Fasqoni, Abdurrahman Manggala Panatagama, Nadira Sheza Aqila, Kautsar Putra Rosyada, Ayu Kusumaning Adani, dan Alesha Permata Aqeela.
Kejutan Juara dari Murid Pindahan
Dari persaingan yang ketat, kabar gembira datang dari Cattleya Nurtsurayya Komara dari Kelompok B1 Pelangi Ceria. Cattleya, yang merupakan murid pindahan dari TK RATQ Genqu Indonesia Sumatera Selatan, berhasil meraih Juara 3 dalam lomba mewarnai tersebut.
Kemenangan ini terasa istimewa, terutama bagi sang ibunda yang merasa terkejut mengingat ketatnya kompetisi di Gresik.
”Kami cukup surprise bisa juara di lomba mewarnai pertama di Gresik ini, karena saingannya luar biasa. Pengalaman lomba yang sangat kompetitif ini belum kami rasakan selama di luar pulau Jawa,” ungkap ibunda Cattleya.
Lomba Bukan Hanya Hadiah, Tapi Bonding
Meski berhasil membawa pulang piala, ibunda Cattleya menekankan bahwa esensi utama dari acara ini adalah penguatan hubungan keluarga.
”Acara ini sangat bagus karena mengusung tema kerjasama antara ibu dan anak sehingga membantu mempererat bonding di antara kami. Ini melatih komunikasi yang baik, sehingga hasil karya yang diciptakan bukan hanya sekadar gambar, namun karya yang luar biasa dari keduanya,” jelasnya.
Ia menambahkan, apapun hasil yang didapat oleh para peserta hanyalah bonus. Karena kemenangan sesungguhnya adalah ketika ibu dan anak berhasil menyelesaikan hasil karyanya dengan baik.
Ibunda Cattleya juga menyampaikan apresiasi dan harapannya.
“Terima kasih banyak kepada para panitia penyelenggara yang telah memberi kesempatan kepada kami untuk bisa berkarya. Semoga ke depannya acara ini bisa dilaksanakan lagi dengan jauh lebih baik lagi. Jaya selalu IGABA Kab. Gresik,” tambahnya.
Apresiasi Kepala Sekolah
Kepala TK Aisyiyah 36 PPI, Iffah Nihayati, S.Psi, turut memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Kami bangga dengan semangat kolaborasi yang ditunjukkan anak-anak dan wali murid.
“Prestasi Juara 3 yang diraih Cattleya adalah buah dari sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung perkembangan anak. Lomba Ibu & Anak yang diinisiasi IGABA ini sangat efektif dalam mewujudkan pendidikan yang holistik, dan bagi anak-anak yang belum berhasil, tetap semangat, masih banyak kesempatan untuk berhasil,” tutup Iffah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments