SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Politeknik Negeri Malang (Polinema) sebagai upaya memperkuat dukungan terhadap pengembangan karier dan masa depan siswa setelah lulus sekolah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (13/1/2026), dalam suasana yang santai namun tetap khidmat.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis sekolah dalam memperluas jejaring pendidikan dan membuka wawasan siswa terhadap berbagai pilihan studi lanjutan, khususnya di bidang vokasi dan terapan. Melalui MoU ini, diharapkan terjalin sinergi yang saling menguatkan antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.
Penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Politeknik Negeri Malang, manajemen SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, serta guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan dialog terbuka mengenai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan.
Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ulyatun Nikmah, M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menyiapkan lulusan yang memiliki arah karier yang jelas.
“Kerja sama dengan Politeknik Negeri Malang ini kami harapkan dapat membuka wawasan siswa tentang pendidikan vokasi dan dunia kerja, sehingga mereka memiliki gambaran yang lebih konkret mengenai pilihan studi dan karier setelah lulus,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sekolah tidak hanya bertugas mengantarkan siswa lulus, tetapi juga mendampingi mereka dalam merancang masa depan.
“Kami ingin siswa mampu mengenali potensi diri, minat, dan bakatnya, serta mendapatkan pendampingan yang tepat sesuai dengan kebutuhan zaman,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Politeknik Negeri Malang, Prof. Rosa Andrie Asmara, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik dalam membangun kolaborasi pendidikan yang berorientasi pada masa depan siswa.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi vokasi. Melalui kolaborasi ini, kami berharap siswa mendapatkan pemahaman lebih awal mengenai dunia pendidikan terapan dan peluang karier yang dapat mereka tempuh,” ungkapnya.
Menurutnya, kerja sama ini juga menjadi bagian dari komitmen Politeknik Negeri Malang dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
“Kami terbuka untuk berkolaborasi dalam berbagai program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa, sekolah, dan dunia pendidikan secara luas,” tambahnya.
Melalui MoU ini, kedua institusi sepakat mengembangkan berbagai program kolaboratif, seperti pengenalan dunia perguruan tinggi vokasi, pendampingan karier siswa, kegiatan edukatif, serta penguatan kompetensi siswa yang relevan dengan kebutuhan industri.
Dengan adanya kerja sama ini, SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik berharap dapat terus menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi pengembangan diri siswa, sekaligus memperkuat peran sekolah dalam membimbing peserta didik menuju masa depan yang lebih terarah dan berdaya saing.






0 Tanggapan
Empty Comments