Kebanggaan tersendiri bagi PDA Jember mendapat kepercayaan menjadi penyelenggara pelatihan pencegahan stunting kolaborasi antara PP Aisyiyah dan Adira Finance Syariah.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (31/01/2025) dan Minggu (01/02/2026) di Gedung Al Fanani, AULA IKIP, Universitas Muhammadiyah Jember.
Lebih lanjut, acara ini adalah puncak dari berbagai rangkaian kegiatan baik yang terlaksana secara daring pada Sabtu (17/01/2026) dengan materi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).
Adapun agenda daring kedua terhelat pada Sabtu (24/01/2026) dengan tema Kesehatan Ibu dan Anak dan gizi.
Kemudian yang terakhir berlangsung secara luring pada Sabtu (31/01/2025) dan Minggu (01/02/2026).
Ikhtiar Bersama Cegah Stunting
Dodot Sumiargo, Branch Manager, memberikan sambutan pada acara Refresing Kader dan Penggalangan Komitmen: Implementasi Keluarga Sehat Sakinah Dalam Pencegahan Stunting.
“Hadirin yang berbahagia, pertama-tama, izinkan kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi- tingginya kepada Majelis Kesehatan PP ‘Aisyiyah atas kolaborasi, kepercayaan, dan komitmen yang telah terjalin bersama Adira Finance Syariah” tutur Dodot.
Kolaborasi ini bukan sekadar dukungan program, melainkan wujud ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting.
Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi merupakan persoalan kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa.
Stunting beririsan erat dengan berbagai aspek kehidupan. Mulai dari kesehatan ibu dan anak, pola asuh, pemenuhan gizi, hingga ketahanan ekonomi keluarga.
Oleh karena itu, pencegahan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan pendekatan yang holistik, berkelanjutan, dan berbasis keluarga.
Menurut Dodot, konsep Keluarga Sehat Sakinah menjadi sangat relevan. Keluarga sehat sakinah tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kuat secara spiritual, mental, dan sosial.
Nilai-nilai ini sejalan dengan prinsip syariah yang menjunjung tinggi kemaslahatan, keseimbangan, dan keberlanjutan kehidupan.
Ketika keluarga menjadi ruang pertama yang sehat, harmonis, dan berdaya, maka pencegahan stunting akan berjalan lebih efektif dan berdampak jangka panjang.
“Bapak dan Ibu sekalian bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga pendamping, penggerak, sekaligus teladan di tengah masyarakat. Melalui sentuhan kader di tingkat keluarga dan komunitas, pesan-pesan kesehatan dapat diterjemahkan menjadi praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari” lanjut Dodot.
Kontribusi Sosial Adira Finance Syariah
Sebagai lembaga pembiayaan berbasis syariah, lanjut Dodot, Adira Finance Syariah meyakini bahwa keberlanjutan usaha tidak hanya diukur dari kinerja bisnis. Tetapi juga dari kontribusi sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Dukungan kami terhadap program pencegahan stunting ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjalankan nilai-nilai syariah. Khususnya prinsip kebermanfaatan dan tanggung jawab sosial” tegasnya.
Dodot berharap kegiatan refreshing kader ini dapat menjadi momentum untuk menyegarkan kembali semangat, memperkuat kapasitas, serta menyelaraskan langkah bersama dalam upaya pencegahan stunting berbasis keluarga.
Demikian pula dengan penggalangan komitmen sebagai tonggak awal untuk memastikan bahwa ikhtiar ini tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi terwujud dalam aksi nyata dan berkelanjutan.
Ada yang istimewa pada pelatihan yang terhadiri oleh kader dari lima kecamatan, yaitu Kalisat,Sumber Jambe, Kaliwates, Mangli dan Rambipuji ini.
Yaitu penandatanganan pernyataan komitmen bersama pencegahan stunting berbasis keluarga di Kabupaten Jember oleh perwakilan PPA, PWA, PDA, Adira Syariah, Direktur RSU UnMuh, MPKU PDM, 5 kepala puskesmas, 4 kecamatan, PKK dan GOW.






0 Tanggapan
Empty Comments