Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 2 Tulangan Sidoarjo (SD Muda Tusida) menggelar Konsultasi Psikologi Anak Kelas 1 bersama wali murid sebagai wujud sinergi sekolah dan keluarga dalam mendampingi perkembangan anak, Senin-Kamis (25-28/8/2025).
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bergantian setiap harinya. Kelas 1 Orange mendapat giliran pertama, hari kedua Kelas 1 Grape, hari ketiga Kelas 1 Strawberry, dan hari terakhir Kelas 1 Apple.
Kegiatan ini bekerja sama dengan psikolog anak dengan tujuan memahami lebih dalam kondisi emosional, sosial, dan kesiapan belajar anak-anak pada masa transisi dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar.
“Anak-anak kelas 1 sedang berada dalam masa adaptasi penting. Konsultasi ini bertujuan mengetahui treatment yang dibutuhkan untuk mendukung anak baik dari lingkungan sekolah maupun orang tua, sehingga kita bisa melihat progress anak. Selain itu, kita juga bisa tahu hubungan anak dan orang tua, sehingga bisa mempertimbangkan bagaimana kebijakan yang bisa kita lakukan bersama menangani anak ke depannya,” ujar Heru Tjahyono, psikolog yang memimpin sesi konsultasi.

“Yang menarik dari konsultasi ini adalah keterbukaan orang tuanya, baik dari ibu maupun ayah. Harapannya ada kontinuitas sehingga ada kelanjutan untuk pembentukan progress anak ke depannya,” imbuhnya kemudian.
Sehari sebelum sesi konsultasi berlangsung, masing-masing anak diminta mengikuti asesmen ringan.
Hasil analisis ini disampaikan kepada wali murid pada saat kegiatan konsultasi psikologi.
Wali murid juga diberikan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai tantangan yang dihadapi anak, baik di rumah maupun di sekolah.
Dengan adanya kegiatan ini, para wali murid merasa kebermanfaatan yang mendalam.
“Kami jadi lebih paham bagaimana cara mendampingi anak kami belajar dan beradaptasi. Ternyata banyak hal yang bisa kami lakukan bersama guru dan sekolah,” ungkap Ibu Aisyah, orang tua siswa kelas 1 Apple.
Wakil Kepala Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 2 Tulangan, Yulia Tri Lestari, menyampaikan harapannya terhadap pelaksanaan kegiatan ini.
“Harapannya dengan adanya kegiatan konsultasi ini dapat membantu proses belajar lebih baik. Baik guru maupun orang tua dapat mengenali dan memahami emosi yang mereka rasakan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga proaktif dan preventif, yang mendukung perkembangan anak secara optimal.”
Melihat pentingnya kegiatan konsultasi psikologi ini, sekolah menetapkannya sebagai agenda tahunan, khususnya bagi siswa baru.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, sehat secara mental, dan siap menghadapi tantangan pembelajaran ke depan.





0 Tanggapan
Empty Comments