Kontingen SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik kembali menunjukkan kiprahnya di kancah nasional dengan meraih sejumlah prestasi membanggakan dalam ajang Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-7 dan Olimpiade Guru Sains (OGS) ke-5.
Acara bergengsi ini diselenggarakan di Universitas Terbuka Convention Centre (UTCC), Tangerang Selatan, dan diikuti oleh 1.800 finalis terpilih dari 42.000 peserta babak penyisihan di seluruh Indonesia, Ahad (19/10/2025)
Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) dan Olimpiade Guru Sains (OGS) merupakan ajang nasional tahunan yang digagas oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM). Kompetisi ini menitikberatkan pada pemikiran nalaria realistik—kemampuan berpikir logis, analitis, dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Lomba ini terdiri dari tiga tahap yakni, Babak penyisihan, Semifinal, Final.
SDMM mengirimkan 11 siswa finalis KSNR dan 6 guru finalis OGS, serta berhasil membawa pulang total 5 penghargaan: satu medali emas siswa, satu medali emas dan predikat guru terbaik, satu medali perunggu guru serta dua penghargaan Honorable Mention untuk kategori siswa.
Daftar Siswa Finalis KSNR SDMM
Assyifa Yasmin Cahaya Rahmah, Adnan Athallah, Alfaiz Yafiq Hamizan, Alindya Syafia Nadhira, Athafariz Raffasa Al Fatih, Auliya Ukasya Al Khawarizmi, Ayra Mecca Azzahra Tirta, Arsa Bara Alvarendra, Muhammad Arkha Fidi Abisatya, Nara Arcelia Laudya, dan Naradi Purbawisesa.
Daftar Guru Finalis OGS SDMM
Muhammad Fadloli Aziz, Umi Syarifah, Ria Eka Lestari, Ita Muflikhatul Ummah, Wardatul Khumairok, dan Dyah Novira Dwi Jayanti.
Pembinaan Intensif Sejak Babak Penyisihan
Keberhasilan para finalis tak lepas dari peran guru pembimbing di SDMM. Para guru IPA secara intensif melakukan pembinaan di sela-sela jam pelajaran sejak dimulainya babak penyisihan. Pembinaan difokuskan pada penguatan nalar logis dan pemahaman terhadap konsep sains yang aplikatif.
“Latihan kami lakukan bertahap, menyesuaikan dengan kesiapan siswa. Kami tidak hanya fokus pada jawaban benar, tapi juga pada proses berpikir logis yang mereka tunjukkan,” ujar Askiyatin salah satu guru pembina.
Arsa Bara Ukir Sejarah Tiga Tahun Berturut-turut
Prestasi gemilang ditorehkan oleh Arsa Bara Alvarendra, yang kembali meraih medali emas kategori kelas IV. Arsa telah mencatatkan sejarah sebagai siswa yang berhasil memperoleh medali emas tiga tahun berturut-turut, sejak KSNR ke-5 tahun 2023 saat masih duduk di kelas 2.
“Saya senang bisa menang lagi. Soalnya sulit tapi seru. Terima kasih untuk guru dan orang tua yang selalu mendukung saya,” ujar Arsa dengan penuh semangat.
Rombongan SDMM berangkat sejak Jumat, 17 Oktober 2025, bergabung dengan KMS Ahmad Dahlan Gresik menggunakan bus. Setelah bermalam di Jakarta, mereka melanjutkan perjalanan ke Tangerang Selatan pada Ahad pagi pukul 05.30 WIB.
Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan, dilanjutkan sesi pengerjaan soal pukul 09.00 WIB. Pengerjaan soal berlangsung selama 90 menit, dengan bentuk soal 20 soal pilihan ganda (2 poin per jawaban benar), 10 soal isian singkat (4 poin), dan 2 soal uraian (10 poin). Setelah istirahat siang, peserta mengikuti sesi awarding dan penutupan pada pukul 13.00 WIB.
Prestasi SDMM di KSNR & OGS 2025
SDMM memborong 5 penghargaan dari dua kategori lomba:
Medali Emas – Kategori Siswa Kelas IV: Arsa Bara Alvarendra
Medali Emas & Predikat Terbaik 1 – Kategori Guru SD: Wardatul Khumairok
Medali Perunggu – Kategori Guru SD: Dyah Novira Dwi Jayanti
Honorable Mention – Kategori Kelas 3: Alindya Syafia Nadhira
Honorable Mention – Kategori Kelas 5: Nara Arcelia Laudya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments