Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Koordinator Kebencanaan DMC RSML: Skill Water Rescue Itu Penting

Iklan Landscape Smamda
Koordinator Kebencanaan DMC RSML: Skill Water Rescue Itu Penting
Koordinator Kebencanaan DMC RSML: Skill Water Rescue Itu Penting. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Kemampuan menolong di air bukan sekadar soal keberanian, tetapi tentang pengetahuan, teknik, dan kerja tim yang terlatih. Kesadaran inilah yang melandasi Disaster Medic Committee (DMC) Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) menyelenggarakan Pelatihan Water Rescue bagi relawan dan calon relawan kebencanaan.

Pelatihan ini digelar selama dua hari, Kamis dan Sabtu (5-7/2/2026). Peserta mendapatkan pembekalan teori di Pusat Pelatihan RSML, kemudian dilanjutkan dengan praktik lapangan di Pantai Kutang, Kecamatan Brondong, untuk mengasah keterampilan secara langsung di medan air terbuka.

Koordinator Kebencanaan DMC RSML, Karsim, S.Kep., Ns., M.Kep., menjelaskan bahwa pelatihan ini difokuskan pada penguatan kapasitas anggota DMC dalam melakukan pertolongan di air, baik pada kondisi bencana maupun kecelakaan perairan.

“Pelatihan ini kami siapkan untuk meningkatkan kemampuan anggota DMC dalam pertolongan di air, sehingga mereka memiliki kesiapan yang lebih baik saat dibutuhkan di lapangan,” ujarnya.

Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki risiko kecelakaan perairan yang tinggi, baik di sungai, pantai, maupun wilayah pesisir. Hal tersebut menuntut kesiapan relawan yang tidak hanya mampu berenang, tetapi juga memahami teknik penyelamatan korban, komunikasi lapangan, serta prosedur operasional SAR di air.

Materi pelatihan meliputi teknik dasar berenang dan survival air, teknik penyelamatan korban, komunikasi menggunakan handy talky (HT), operasional perahu, hingga simulasi SAR di air. Seluruh rangkaian pelatihan disusun untuk melatih ketepatan tindakan, keselamatan penolong, dan koordinasi antar tim.

Peserta pelatihan berasal dari anggota DMC RSML serta mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla). Mereka mengikuti kegiatan dengan pendekatan ceramah singkat, diskusi, praktik langsung, simulasi, dan role play, sehingga materi dapat dipahami secara aplikatif.

Menutup kegiatan, Karsim menyampaikan harapannya agar pelatihan ini menjadi bekal nyata bagi relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

“Harapan kami, anggota DMC khususnya dan relawan pada umumnya dapat terus meningkatkan skill dalam pertolongan di air. Dengan pelatihan ini, semoga relawan semakin siap dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama ketika terjadi bencana atau kecelakaan di perairan,” pungkasnya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu