Sebanyak 54 murid kelas XI Jurusan Pariwisata dan Perhotelan SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models) Banyuwangi mendapatkan tugas menarik dari guru mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Para siswa diminta membuat karya berupa desain ulasan dari buku yang mereka baca, lalu memposting hasil karya tersebut di media sosial yang telah ditentukan oleh guru.
Guru Bahasa Indonesia, Vivi Yuliawati, S.Pd., menjelaskan bahwa tugas ini sudah diinformasikan sejak bulan Juli sehingga siswa memiliki waktu satu semester untuk mengerjakan. Batas akhir pengumpulan ditetapkan pada Kamis (20/11/2025).
Setiap siswa wajib membaca minimal tiga buku, kemudian menuliskan ulasan dalam bentuk desain kreatif yang menarik agar pembaca tertarik dan penasaran terhadap buku tersebut.
Tumbuhkan Minat Baca
Menurut Vivi, tugas ini sebenarnya cukup mudah. Namun melihat kondisi pelajar saat ini yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk scrolling media sosial, menonton TikTok, atau bermain gim, beberapa siswa menganggap tugas ini cukup sulit dan berat.
Untuk menumbuhkan minat baca mereka, Vivi memberikan kebebasan dalam memilih jenis buku. Siswa diperbolehkan membaca berbagai genre, mulai dari novel, politik, ekonomi, motivasi, hingga ensiklopedia.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah sekaligus mengenalkan perpustakaan sekolah sebagai tempat nyaman untuk membaca.
Melalui tugas ini, siswa diharapkan menyadari bahwa kegiatan membaca dapat dilakukan di mana saja, termasuk di sudut-sudut baca sekolah yang telah disiapkan dengan nyaman.
Setelah melalui proses satu semester penuh, hasil yang terkumpul ternyata sangat memuaskan. Di balik keluhan siswa yang merasa kesulitan, justru muncul karya desain ulasan yang sangat menarik dan melebihi ekspektasi guru. Semua karya tersebut kemudian diunggah oleh siswa melalui akun Instagram @bibli_ophilebooks.
Tugas Bahasa Indonesia ini juga menjadi langkah awal untuk menganalisis minat dan bakat literasi siswa di SMK Models. Dengan perpustakaan yang estetik dan memiliki ribuan koleksi buku, sekolah berharap perpustakaan tidak hanya menjadi bangunan kosong tanpa pengunjung.
Vivi pun berharap kegiatan ini dapat memunculkan penulis-penulis muda yang kelak lahir dari SMK Models. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments