Pemandangan menarik terlihat dalam kegiatan Ceria Pandu Athfal (CPA) Hizbul Wathan (HW) SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro yang digelar Selasa (16/12/2025). Di bawah bimbingan Bapak Imron, siswa kelas 4 dan 5 diajak mengasah kreativitas melalui kegiatan hastakarya dengan memanfaatkan bahan alam berupa pelepah pisang.
Kegiatan yang berlangsung di lokasi perkemahan tersebut menantang setiap kuntum untuk membuat replika logo Hizbul Wathan (HW). Meski hanya menggunakan pelepah pisang kering dan lem, antusiasme para pandu Athfal tampak begitu tinggi.
Bapak Imron selaku pemateri menjelaskan bahwa pemilihan pelepah pisang memiliki nilai edukatif. Selain mudah ditemukan, bahan tersebut mengajarkan siswa mencintai lingkungan dan memanfaatkan limbah organik menjadi karya bernilai seni.
“Tantangannya adalah menyusun serat pelepah pisang hingga membentuk logo matahari bersinar dua belas secara presisi. Di sini ketelitian dan kerja sama dalam satu kuntum sangat diuji,” ujarnya.
Setelah membentuk pola dasar logo HW, setiap kuntum diberi kebebasan untuk menghias hasil karyanya. Ada yang menambahkan bingkai dari ranting pohon, ada pula yang mengombinasikan warna alami pelepah untuk menciptakan efek gradasi.
“Siswa bebas berkreasi sesuai imajinasinya. Kami tidak membatasi, asalkan filosofi logo Hizbul Wathan tetap terjaga,” tambahnya.
Salah satu peserta dari Kuntum Putih mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.
“Awalnya sulit menempelkan pelepah yang melengkung, tetapi setelah tahu tekniknya jadi seru. Hasilnya juga bagus meski hanya dari pelepah pisang,” tuturnya bangga.
Melalui kegiatan hastakarya ini, diharapkan tumbuh jiwa kemandirian serta keterampilan tangan (life skill) para pandu Athfal, sejalan dengan semangat kepanduan Hizbul Wathan yang kreatif dan inovatif.





0 Tanggapan
Empty Comments