
PWMU.CO – Tidak ada amalan anak cucu Adam pada Hari Raya Kurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan kurban). Hal tersebut menginspirasi SMA Muhammadiyah 1 (SMA Muhi) Yogyakarta untuk selalu melaksanakan pentasyarufan hewan kurban secara optimal.
SMA Muhi tahun ini mentasyarufkan 46 hewan kurban, terdiri atas 5 ekor sapi dan 41 ekor kambing, kepada Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) TK, SD/MI, SMP/MTs, panti asuhan, instansi-instansi mitra sekolah, masjid di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan masyarakat sekitar sekolah.
“SMA Muhi tahun 1446 H ini menyalurkan 40 ekor kambing untuk berbagai AUM di Provinsi DIY. Kemudian 1 ekor kambing dan 5 ekor sapi akan disembelih di SMA Muhi untuk keluarga besar SMA Muhi dan warga sekitar sekolah pada 8 Juni 2025,” kata Kepala Sekolah Drs H Herynugroho MPd di sela penyerahan hewan.
Sebanyak 41 kambing dan 5 sapi ini merupakan hasil dari iuran wajib dan sumbangan para peserta didik. Penyerahan hewan kurban untuk AUM ini dihadiri oleh 40 perwakilan instansi penerima. Kegiatan seremonial penyerahan dilaksanakan pada Rabu (4/6/2025) pukul 13.00 WIB di ruang multimedia. Kepala Sekolah Drs H Herynugroho MPd menyatakan turut berterima kasih atas kedatangan perwakilan dari AUM dan beberapa instansi mitra untuk menerima pentasyarufan hewan kurban.
“Ibadah kurban memiliki dua dimensi, yaitu hubungan antara manusia dengan Allah dan hubungan antara manusia dengan sesama. Melalui kurban, sekolah berharap dapat melatih siswa untuk memiliki kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial secara seimbang, serta mempererat persaudaraan dan kerja sama antara sekolah dan masyarakat di sekitarnya. Kegiatan ini merupakan perwujudan peran SMA Muh 1 Yogyakarta dalam melaksanakan fungsinya memberikan layanan pendidikan dan dakwah. Program ini menguatkan ekosistem pendidikan yang terdiri atas keluarga, sekolah, dan masyarakat,” katanya.
Wakil Kepala Urusan Ismuba, Isnanto Widi Putranto MPdI menilai bahwa dengan membantu sesama dalam hal kebaikan akan memberikan dampak positif bagi semua. Isnanto Widi Putranto MPdI mendorong peran aktif dan partisipasi seluruh guru serta tenaga kependidikan dalam kegiatan ini. “Idul Adha, erat kaitannya dengan dua hal, yakni ketaatan dan pengorbanan sebagaimana representasi dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Jadikan ini sebagai momentum untuk merekatkan kebersamaan, gotong royong, dan wujud syukur atas segala rezeki yang telah Allah Swt berikan untuk sekolah ini sekaligus membawa semangat baru untuk terus beramal saleh,” terangnya.
Sekretaris Panitia, Lisanti Budi Siswanto MPd memastikan bahwa penyaluran hewan kurban ini tepat sasaran dengan memprioritaskan AUM yang masih membutuhkan di DIY. Diharapkan, hewan kurban ini bisa bermanfaat bagi masyarakat luas. Terlebih, hewan kurban tersebut juga disumbangkan ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah Samigaluh, Kulon Progo, yang menjadi salah satu daerah binaan sekolah. “Saya berharap kegiatan ini menjadi kegiatan tahunan dan terus melakukan perbaikan dari tahun ke tahun sehingga benar-benar mendatangkan banyak kebermanfaatan untuk masyarakat maupun sekolah,” harapnya.
Ketua PRM Karangsewu, H Isnandar SThI sekaligus penerima hewan kurban dari SD Muhammadiyah Bedoyo, Galur, Kulon Progo mengungkapkan rasa syukurnya mendapat seekor kambing. Ia menyatakan bahwa kambing kurban tersebut nantinya akan disembelih dan dibagikan kepada siswa dan warga sekitar. Ia berharap ibadah ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta menjadikan mereka yang berkurban sebagai kekasih Allah Swt. (*)
Penulis Yusron Ardi Darmawan Editor M Tanwirul Huda






0 Tanggapan
Empty Comments