Dalam rangka meningkatkan kompetensi peserta didik sekaligus memperkuat karakter serta nilai-nilai keislaman, SMK TI Muhammadiyah 11 Paciran, Kabupaten Lamongan melaksanakan kegiatan Kunjungan Industri (KI) pada Rabu-Kamis (28-29/1/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dengan pendampingan guru sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan pengalaman dunia industri, wawasan kewirausahaan, serta penguatan nilai-nilai Kemuhammadiyahan.
Pada hari pertama, rombongan siswa bertolak menuju Yogyakarta untuk melaksanakan kunjungan industri ke Rumah Warna dan Rumah Mesin Yogyakarta.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa terkait penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan di dunia industri.
Di Rumah Warna, siswa memperoleh pemaparan mengenai proses kreatif, pengelolaan usaha, strategi branding, serta pengembangan produk berbasis desain dan inovasi.
Para siswa diajak memahami bagaimana sebuah ide kreatif dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual dan daya saing. Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan gambaran nyata tentang pentingnya kreativitas, konsistensi, dan inovasi dalam membangun sebuah usaha.
Antusiasme siswa tampak jelas saat sesi diskusi berlangsung secara interaktif bersama praktisi industri. Bahkan, pada kesempatan tersebut, siswa yang berani mengajukan pertanyaan mendapatkan souvenir menarik dari Rumah Warna sebagai bentuk apresiasi.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Rumah Mesin Yogyakarta. Di lokasi ini, siswa tidak hanya diperkenalkan dengan proses perancangan, pembuatan, dan pengoperasian mesin industri, tetapi juga mendapatkan pembekalan mengenai digital marketing.
Materi tersebut mencakup strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial dan marketplace, serta pentingnya branding dan promosi produk di era digital.
Pembekalan ini bertujuan membuka wawasan siswa bahwa dunia industri modern tidak hanya bertumpu pada proses produksi, tetapi juga pada penerapan strategi pemasaran yang tepat dan berbasis teknologi.
Setelah sesi pemaparan materi digital marketing, para siswa diajak mengikuti tour ke lokasi Rumah Mesin.
Dalam kegiatan ini, siswa berkeliling area produksi untuk melihat secara langsung berbagai jenis mesin, alur kerja, serta sistem manajemen yang diterapkan.
Para siswa juga diperkenalkan dengan budaya kerja industri, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pentingnya disiplin, ketelitian, dan tanggung jawab dalam lingkungan kerja.
Antusiasme siswa tampak jelas saat mereka berinteraksi langsung dengan praktisi industri dan menyaksikan proses kerja secara nyata.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan agenda Napak Tilas Kemuhammadiyahan di Kampung Kauman, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian kunjungan, mengingat SMK TI Muhammadiyah 11 Paciran merupakan sekolah yang berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah.
Dalam kegiatan napak tilas ini, siswa diajak mengunjungi sejumlah tempat bersejarah yang menjadi cikal bakal berdirinya Muhammadiyah. Salah satu lokasi utama yang dikunjungi adalah Langgar Kidul Kauman, yang memiliki peran penting dalam perjuangan dakwah dan pendidikan yang dirintis oleh KH. Ahmad Dahlan, serta Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta.
Melalui kunjungan langsung ke lokasi-lokasi bersejarah tersebut, siswa tidak hanya mempelajari sejarah Muhammadiyah secara teoritis, tetapi juga merasakan nilai perjuangan, keteladanan, dan semangat pembaruan Islam secara lebih mendalam.
Kepala SMK TI Muhammadiyah 11 Paciran, Lilik Ismawati, S.Kom., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan industri dan napak tilas ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan menyeluruh.
“Melalui kunjungan industri ini, siswa tidak hanya belajar tentang dunia kerja dan industri, tetapi juga dibekali wawasan kewirausahaan dan digital marketing yang sangat relevan dengan perkembangan zaman. Sementara kegiatan napak tilas Kemuhammadiyahan diharapkan mampu memperkuat karakter, ideologi, dan jati diri siswa sebagai pelajar Muhammadiyah,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berharga yang memotivasi siswa untuk terus belajar, berinovasi, serta memiliki semangat kemandirian dan keislaman yang kuat.
Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari para siswa.
Mereka mengaku memperoleh banyak pengalaman baru, baik terkait dunia industri, strategi pemasaran digital, maupun pemahaman tentang sejarah dan nilai-nilai Muhammadiyah.
Melalui kegiatan kunjungan industri dan napak tilas ini, SMK TI Muhammadiyah 11 Paciran menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan yang seimbang antara penguasaan kompetensi kejuruan, penguatan karakter, dan nilai keislaman.
Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi bekal penting bagi siswa untuk menjadi lulusan yang berakhlak mulia, kompeten, berdaya saing, dan mandiri, sesuai dengan visi sekolah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments