Balai Sakina Aisyiyah (BSA) Sapa Tresna Dadapan, Solokuro, Lamongan menerima kunjungan istimewa dari Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya pada Jumat (16/1/2026).
Kunjungan ke Kebun Gizi dan Rumah Bibit ini menjadi bagian dari upaya edukatif untuk menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, serta pemanfaatan lahan secara produktif. Sebanyak 22 orang rombongan PDA Kota Surabaya disambut dengan penuh antusias oleh keluarga besar Aisyiyah Dadapan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarkader Aisyiyah sekaligus berbagi praktik baik dalam pengelolaan kebun gizi berbasis masyarakat.
Acara diawali dengan sambutan dari Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Dadapan, dilanjutkan sambutan dari perwakilan PDA Kota Surabaya. Dalam sambutannya, PDA Kota Surabaya berharap hasil kunjungan ini dapat menjadi inspirasi dan dikembangkan di wilayah Surabaya.
Selanjutnya, pengelola Kebun Gizi dan Rumah Bibit BSA Sapa Tresna memaparkan latar belakang, tujuan, serta manfaat kebun sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Rombongan kemudian diajak berkeliling area kebun untuk mengenal berbagai jenis tanaman yang dibudidayakan, seperti sayuran hijau, cabai, tomat, serta tanaman herbal.

Kunjungan berlangsung interaktif dengan adanya sesi berbagi bibit sayuran kepada PDA Kota Surabaya sebagai oleh-oleh untuk dikembangkan di daerah masing-masing.
Rangkaian acara ditutup dengan ramah tamah melalui makan bersama secara bancaan. Hidangan disajikan di atas alas daun jati dengan aroma khas yang menggugah selera, dilengkapi lauk dan sayur urap yang menambah kenikmatan kebersamaan.
Nilai Edukatif dan Manfaat
Kunjungan ke Kebun Gizi dan Rumah Bibit ini memberikan banyak manfaat, antara lain menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, mengenalkan konsep ketahanan pangan keluarga, serta mengajarkan pemanfaatan lahan sempit agar lebih produktif.
Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kebiasaan hidup sehat melalui konsumsi sayuran segar, sekaligus menanamkan nilai kerja sama, tanggung jawab, dan rasa syukur atas karunia Allah SWT.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat membawa pulang pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat serta termotivasi untuk menerapkan praktik berkebun sederhana di lingkungan masing-masing.
Kebun Gizi dan Rumah Bibit BSA Sapa Tresna PRA Dadapan Solokuro Lamongan tidak hanya menjadi tempat menanam tanaman, tetapi juga ruang belajar, berbagi, dan menumbuhkan harapan menuju masyarakat yang mandiri, sehat, dan berdaya.






0 Tanggapan
Empty Comments