Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kunjungan PWA Jatim di AQBS Ponorogo: Momen Berharga bersama Prof Sugiarti

Iklan Landscape Smamda
Kunjungan PWA Jatim di AQBS Ponorogo: Momen Berharga bersama Prof Sugiarti
Foto bersama keluarga besar AQBS dengan PWA Jatim. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pesantren Putri ‘Aisyiyah Qur’anic Boarding School (AQBS) Ponorogo mendapat kehormatan kunjungan dari Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Timur pada Selasa (16/09/2025) pukul 11.30 WIB.

Kehadiran rombongan ini menjadi momen berharga bagi para santriwati karena berkesempatan bertemu langsung dengan Wakil PWA, Prof Sugiarti MSi, sekaligus menerima tausiyah dan nasihat berharga dari beliau.

Setibanya di kompleks AQBS, rombongan PWA Jawa Timur yang dibersamai oleh PDA Ponorogo melaksanakan salat berjamaah di Masjid Nyai Walidah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan tausiyah oleh Prof Sugiarti.

Beliau membuka tausiyah dengan penuh rasa syukur. “Alhamdulillah pada siang ini kita dipertemukan Allah untuk bersilaturahmi di AQBS, calon-calon penghuni surga. Baru kali ini saya masuk ke pondok ini, dan saya merasakan resonansi luar biasa yang dimiliki untuk masyarakat, terutama dalam membimbing santriwati memperdalam keilmuan agama dan menghantarkan masa depan dengan baik,” ungkapnya.

Dalam nasihatnya, Prof Sugiarti menekankan pentingnya niat dalam setiap langkah. Beliau mengingatkan sabda Rasulullah SAW, “Innamal a’malu binniyat”, artinya “Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya”.

Dengan niat yang lurus karena Allah, maka Allah akan membukakan jalan terbaik. Oleh karena itu, santriwati diminta untuk meluruskan niat dalam belajar al-Quran, melaksanakan salat malam, dan memperbanyak amal sunah, sebab hal itu menjadi pintu menuju surga dan pengokoh ikatan dengan Allah SWT.

Beliau juga berpesan agar para santriwati senantiasa mengoptimalkan potensi diri, baik dalam ilmu agama maupun ilmu umum.

Allah telah menakdirkan bahwa siapa yang ingin dunia harus dengan ilmu, yang ingin akhirat harus dengan ilmu, dan yang ingin keduanya juga harus dengan ilmu. Dengan ilmu, Allah akan meninggikan derajat hamba-Nya dibandingkan mereka yang tidak berilmu.

Prof Sugiarti menambahkan bahwa selama berada di pondok, waktu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk belajar dan berkompetisi.

Menurut beliau, kompetisi akan mengantarkan santriwati pada masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, setiap santriwati harus memiliki percaya diri (self confidence) yang kuat, karena kepercayaan diri akan menumbuhkan potensi positif dalam meniti masa depan.

Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya doa untuk orang tua. Meskipun jauh dari keluarga, kewajiban seorang anak adalah mendoakan kedua orang tuanya setiap waktu.

Para santriwati juga diajak untuk selalu berani menyampaikan pendapat, karena perempuan harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

Pesan terakhir beliau ditujukan kepada para ustadz dan ustadzah, agar terus mendorong santriwati untuk mengembangkan potensi yang ada.

Jika ada kompetisi apapun, maka para santriwati harus dipersiapkan dan didorong untuk ikut serta. Hal ini penting agar mereka terbiasa menghadapi tantangan, baik di bidang akademik maupun non akademik.

“Teruslah semangat belajar, semangat berprestasi, dan semangat percaya diri. Dengan itu, insyaAllah kalian akan mendapatkan dampak yang baik untuk masa depan kalian,” tutup Prof Sugiarti dalam tausiyahnya.

Kunjungan ini meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga besar AQBS. Para santriwati merasa termotivasi dan semakin bersemangat untuk menuntut ilmu, memperkuat niat, serta mengembangkan potensi diri dalam rangka meraih masa depan yang gemilang.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu