Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kunjungi Pameran Museum Temporer Se-Madura, Bentuk Edukasi Siswa SD Plus Muhammadiyah 1 Waru

Iklan Landscape Smamda
Kunjungi Pameran Museum Temporer Se-Madura, Bentuk Edukasi Siswa SD Plus Muhammadiyah 1 Waru
pwmu.co -

Siswa dan Guru SD Plus Muhammadiyah 1 Waru saat mengunjungi pameran museum temporer se-Madura, Selasa (29/07/2025). 

PWMU.CO – Puluhan siswa dan guru SD Plus Muhammadiyah 1 Waru mengunjungi pameran museum temporer se-Madura dengan tema “The Colonial”.

Agenda yang terselenggara di Museum Mandhilaras, Kabupaten Pamekasan ini berlangsung pada selasa (29/07/2025).

Kegiatan ini menjadi momen berharga dalam mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda. Khususnya dalam konteks Sejarah dan kehidupan Masyarakat madura di masa lampau.

Sebanyak 20 siswa dan 5 guru berangkat dari sekolah pada pukul 09.00 WIB menggunakan bis dengan penuh semangat. Perjalanan menuju Lokasi pameran memakan waktu sekitar satu jam.

Jelajahi Ragam Koleksi Museum

Sesampainya di Museum Mandhilaras, rombongan SD Plus Muhammadiyah 1 Waru menerima hangat oleh petugas museum. Selanjutnya, mereka diarahkan menuju Lokasi pameran.

Dalam pameran yang bersifat terbuka untuk umum ini, para siswa terlihat sangat antusias mengikuti penjelasan dari pemandu. Mereka menjelajahi berbagai koleksi museum yg merupakan benda peninggalan Sejarah dari empat kabupaten di Madura.

Termasuk senjata tradisional seperti tombak yang digunakan saat masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, keramik milik VOC, serta tenong besi yang menjadi daya tarik tersendiri.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat melihat koleksi alat musik khas madura serta deretan foto-foto para pejuang kemerdekaan yang menggambarkan semangat perjuangan Masyarakat lokal pada masa penjajahan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Salah satu momen unik terjadi Ketika beberapa siswa berhenti cukup lama di depan senapan besar dan berat yang terpamerkan. Salah satu siswa bertanya kepada salah satu guru.

“Terus nembaknya gimana, ustadz? Kan ini berat banget, angkat aja nggak bisa.” Pertanyaan sederhana ini langsung memancing tawa kecil di antara rombongan, dan membuka diskusi menarik tentang bagaimana para pejuang zaman dahulu berjuang dengan alat sederhana namun semangat yang luar biasa.

Salah satu guru yang mendampingi siswa, Ustadz Hosni Fauzi, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pameran tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan karena telah memberikan kesempataan kepada peserta didik untuk mengenal berbagai macam budaya, khususnya budaya yang ada di Pamekasan” terangnya.

“Harapan kami, semoga melalui pameran ini, semakin banyak budaya daerah yang bisa ditampilkan. Sehingga peserta didik dari segala penjuru bisa memahami kekayaan budaya madura, khususnya dari Pamekasan” tuturnya saat diwawancarai tim dari dinas Pendidikan dan kebudayaan Pamekasan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SD Plus Muhammadiyah 1 Waru dalam mendukung pembelajaran siswa melalui pengalaman langsung di luar kelas. Serta memperkuat pemahaman mereka terhadap Sejarah dan budaya lokal.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu