Salah satu program Kepanduan Hizbul Wathan (HW) bidang pendidikan dan pelatihan (mendirikan Qobilah), terutama dari jenjang TK/ABA hingga perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM).
Sejalan dengan hal itu, program HW Tunas Athfal atau setingkat TK resmi diluncurkan di Kabupaten Sidoarjo pada Rabu (1/10/25).
Program ini lahir dari sinergi antara Kwartir Daerah (Kwarda) HW Sidoarjo dengan Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Sidoarjo.
Wujudkan Misi Bersama dan Mandat Kementerian
Peluncuran HW Tunas Athfal ini dilatarbelakangi oleh dua tujuan utama. Pertama, menjalankan misi bersama Kwarda dan IGABA untuk menanamkan nilai-nilai kepanduan sejak usia dini. Kedua, menindaklanjuti peraturan Kementerian yang mewajibkan adanya kegiatan ekstrakurikuler kepanduan di sekolah.
Dengan adanya kerja sama ini, implementasi HW Tunas Athfal di seluruh TK Aisyiyah di Sidoarjo diharapkan dapat berjalan seragam, terarah, dan efektif.
Acara peresmian dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain perwakilan Kwartir Wilayah (Kwarwil) HW Jawa Timur, Husnul Abidin dan Moh. Ernam, PDA Sidoarjo yang diwakili oleh Majelis PAUD dan Dikdasmen, Dr. Rifdah Abadiyah, SE., MSM, serta para pengurus IGABA dan Kwarda HW Sidoarjo. Kehadiran para tokoh ini menjadi bukti dukungan penuh terhadap lahirnya HW Tunas Athfal.
Komitmen Pembinaan dan Pelatihan
Ketua IGABA Kabupaten Sidoarjo menyampaikan komitmennya untuk menjaga mutu pembinaan. Setelah peluncuran ini, fokus utama akan diarahkan pada pemantapan kurikulum dan peningkatan kompetensi para pembina.
“Kami akan rutin mengadakan rapat untuk menyamakan materi serta melakukan evaluasi. Selain itu, para pembina juga akan mengikuti pelatihan yang difasilitasi oleh Kwartir, agar materi yang diberikan relevan dan terbaik untuk anak-anak Tunas Athfal,” jelasnya.
Dr. Rifdah Abadiyah, SE., MSM menegaskan bahwa kepanduan memang seharusnya hadir di lembaga pendidikan sejak dini.
Menurutnya, kepanduan dapat mengembangkan dan memperkuat karakter, fisik, ketangkasan, kepemimpinan, dan berbagai aspek lain.
“Terlebih di era saat ini, ketika banyak peserta didik kecanduan gawai, kepanduan dapat menjadi solusi. Melalui pembelajaran yang berkelanjutan, bahkan hingga di rumah, HW mampu memberikan materi yang variatif, menyenangkan, dan mendidik. Dengan begitu, anak-anak akan lebih tertarik pada aktivitas kepanduan yang asyik daripada larut dalam kecanduan gadget,” tegasnya.
Peluncuran HW Tunas Athfal menjadi tonggak penting bagi dunia pendidikan anak usia dini di Sidoarjo. Melalui program ini, diharapkan lahir generasi yang cerdas sekaligus berkarakter, sesuai tuntutan zaman dan regulasi pendidikan nasional.
Nury Arsy Darmiati, M.Pd, ketua IGABA Sidoarjo mengungkapkan “Pelantikan ini adalah soft launching dan langkah awal masuknya kepanduan di jenjang TK, dimana para pengajar diberikan orientasi singkat tentang kepanduan HW, dalam waktu dekat akan ada gebyar launching yang akan melibatkan peserta didik jenjang tunas athfal se Kabupaten Sidoarjo dengan skema kegiatan yang menarik.” (*)





0 Tanggapan
Empty Comments