
PWMU.CO –Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Kediri menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana untuk periode 2023–2028, Ahad (1/6/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Kediri dan dihadiri sekitar 40 peserta yang terdiri dari anggota kwarda dan anggota masing-masing bidang.
Rakerda ini menjadi momentum penting dalam perjalanan HW Kabupaten Kediri. Ketua Kwarda HW Kabupaten Kediri, Moch Safi’i, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat kerja ini merupakan langkah awal dalam menyusun program kerja selama satu periode kepemimpinan.
“Melalui Rakerda ini, kami ingin merumuskan program kerja yang terarah dan berkelanjutan. Salah satu harapan kami adalah agar para guru Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) yang mengikuti kegiatan ini dapat segera meluncurkan Tunas Athfal di Kabupaten Kediri,” ujar Safi’i.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kediri, Gus Affan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seluruh sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Kediri harus mendukung penuh kegiatan Hizbul Wathan.
“Seluruh sekolah Muhammadiyah wajib mendukung dan mengintegrasikan kegiatan HW ke dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Ini penting untuk memperkuat pembinaan karakter siswa melalui gerakan kepanduan yang islami,” tegasnya.
Sekretaris Kwarda HW Kabupaten Kediri, Khoirul Anam, menambahkan bahwa Rakerda ini diharapkan menghasilkan program kerja yang konkret dan aplikatif.
“Kami berharap hasil dari Rakerda ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan di lapangan. Dengan begitu, aktivitas HW di Kabupaten Kediri bisa semakin aktif dan berdampak,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan Rakerda dijadwalkan selesai pada pukul 13.00 WIB siang ini. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlibat aktif dalam pembahasan berbagai rencana program, mulai dari pembinaan anggota, penguatan organisasi, hingga strategi pelaksanaan program Pandu Tunas Athfal dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah Muhammadiyah.
Rakerda ini diharapkan menjadi awal kebangkitan gerakan Hizbul Wathan di Kabupaten Kediri, sekaligus memperkuat peran HW dalam mendukung pendidikan karakter di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah. Sekali layar terkembang, pantang biduk surut ketepian. Rawe-rawe rantas, malang-malang putung. Pandu HW kerja tuntas, pantang wagu atau mutung. Ganbatte! (*)
Penulis Moh Ernam Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan






0 Tanggapan
Empty Comments