
PWMU.CO – Suasana aula SD Muhammadiyah Manyar tampak berbeda pada Senin, (02/06/2025). Ratusan siswa kelas V dan VI duduk rapi dan antusias mengikuti kegiatan manasik haji, sebuah sesi pembelajaran yang dirancang untuk mengenalkan tata cara ibadah haji secara praktis dan bermakna sejak dini.
Kegiatan ini merupakan program dua tahunan yang menjadi bagian dari kurikulum Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah membekali siswa dengan pemahaman yang lebih konkret tentang ibadah haji sebagai rukun Islam kelima, yang wajib dilaksanakan bagi umat Islam yang mampu,” jelas Nur Asiyah SPdI Penanggung Jawab Al-Islam dan Kemuhammadiyahan SDMM.
Meskipun kegiatan kali ini masih berupa pemberian materi, para siswa diajak menyelami makna serta urutan pelaksanaan ibadah haji. Mulai dari niat ihram, thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, melempar jumrah, hingga tahallul. Pemahaman ini diharapkan menjadi fondasi penting bagi siswa dalam mengenal ajaran Islam secara menyeluruh.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan sambutan dari Koordinator Kurikulum, Athiq Amiliyah SPd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mengenalkan ibadah secara nyata kepada siswa sejak dini.
“Dengan praktik manasik haji ini, siswa tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga memahami urutan dan tata cara ibadah yang kelak akan dijalankan secara langsung jika diberi kesempatan oleh Allah SWT,” ungkapnya.
Simulasi Mengenakan Pakaian Ihram
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ketua Panitia, Shofan Hariyanto MPd didampingi oleh Koordinator Kesiswaan, Niswatul Mujtahidah SE. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi inti dari Badan Pembina Umrah dan Haji (BPUH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik.
Sebagai sesi penutup, siswa putra mengikuti simulasi awal berupa pengenalan dan praktik mengenakan pakaian ihram satu per satu. Sementara itu, siswa putri diarahkan kembali ke kelas untuk mengikuti kegiatan pembelajaran lanjutan. Setiap peserta juga menerima buku panduan manasik haji yang berisi urutan ibadah serta bacaan-bacaan yang dibaca selama pelaksanaan.
SDMM menggandeng BPUH PDM Gresik sebagai mitra dalam kegiatan ini. Pemateri, Sa’roni SE membawakan materi dengan cara yang komunikatif dan menyenangkan, sehingga mudah dipahami oleh para siswa.
Shofan Hariyanto, menjelaskan alasan di balik kerja sama tersebut.
“Pemateri dari BPUH sangat profesional. Selain menyampaikan materi yang shahih sesuai ajaran Rasulullah, mereka juga membawa perlengkapan manasik yang lengkap sehingga mendukung proses pembelajaran yang lebih nyata untuk kegiatan praktik manasik besok,” ujarnya.
Antusiasme siswa pun terlihat jelas, seperti yang diungkapkan Manggala Brillian Mughni Aflah, siswa kelas VI AR Baswedan.
“Awalnya agak bingung dan susah waktu disuruh maju pakai ihram. Tapi setelah dibantu Ustadzah Asiyah dan Ustadz Sa’roni, akhirnya aku paham cara memakainya sendiri,” tuturnya.
Melalui langkah kecil berupa kegiatan manasik haji sejak dini ini, SD Muhammadiyah Manyar berharap dapat menyiapkan generasi muda yang memahami dan mencintai ibadah haji, sekaligus memupuk semangat menjalankan rukun Islam kelima dengan penuh kesungguhan ketika tiba saatnya menunaikannya di tanah suci. (*)
Penulis Syafa’atul Ilmiyah Editor Amanat Solikah





0 Tanggapan
Empty Comments