Forum Silaturahmi dan Komunikasi (FOSKAM) Sidoarjo melalui Tim Kurikulum dan Prestasi menggelar Workshop Penyusunan Kisi-Kisi dan Prediksi Soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ), Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini berlangsung pukul 08.00–14.00 WIB di SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo dan berjalan lancar serta sukses.
Workshop tersebut diikuti oleh 80 guru SD/MI Muhammadiyah se-Kabupaten Sidoarjo. FOSKAM menghadirkan narasumber berpengalaman, Ria Pusvita Sari, yang dikenal memiliki rekam jejak kuat di bidang pengembangan asesmen dan pembelajaran.
Ria Pusvita Sari sebelumnya menjabat sebagai Kepala SD Muhammadiyah Manyar, Gresik, dengan berbagai prestasi. Ia merupakan fasilitator nasional TKA 2025, fasilitator Pembelajaran Mendalam, anggota KKA PP Muhammadiyah, serta memiliki pengalaman field work di Edgefield Primary School Singapura dan SDN 35 Sorong, Papua Barat Daya (Sekolah Bakti BCA).
Sebelum memasuki sesi inti, kegiatan diawali dengan sambutan Ketua FOSKAM Sidoarjo, M. Anas Fikri. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti workshop dengan sungguh-sungguh sehingga mampu menyusun soal berkualitas.
“Dengan soal yang berkualitas, siswa akan terbiasa menghadapi dan menyelesaikan soal dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Ria Pusvita Sari menjelaskan bahwa soal berkualitas memiliki tiga level kognitif, yaitu level 1 (pemahaman), level 2 (aplikasi), dan level 3 (penalaran). Ketiga level tersebut disusun dengan perbandingan 2:1:2 pada setiap materi dan disajikan dalam bentuk soal Pilihan Ganda (PG) serta Pilihan Ganda Kompleks (PGK).
Usai pemaparan materi, para peserta langsung mempraktikkan penyusunan soal sesuai ketentuan yang telah disampaikan. Hasil kerja peserta kemudian dipresentasikan untuk mendapatkan evaluasi dari narasumber maupun peserta lainnya.
Workshop penyusunan soal TKA dan ASAJ ini menghasilkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah dasar Muhammadiyah di Kabupaten Sidoarjo. Ketua panitia, Anna Mey Jayanti, menegaskan pentingnya peran guru dalam menyiapkan siswa menghadapi ujian.
“Semua guru harus mampu menyusun soal yang berkualitas agar dapat meningkatkan kesiapan mental siswa dalam menghadapi ujian,” ungkapnya.
Ia berharap hasil workshop ini dapat diimbaskan kepada guru-guru lain di sekolah masing-masing sehingga manfaatnya semakin luas. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments