Delapan siswa SD Muhammadiyah 1–2 Taman (SD Mumtaz) Sidoarjo mengikuti Babak Penyisihan Tingkat Kabupaten Sidoarjo pada Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam rangka PAI Fair 2025, Kamis (13/11/2025).
Para siswa yang mengikuti babak penyisihan tersebut di antaranya adalah:
- Khaira Shazia Azzalea (6A)
- Reva Syabilah Zarkasi (6B)
- Regina Deeby Salwa (6C)
- Gwen Mahira Kalani (6D)
- Mikayla Sabrina Azzahra (6E)
- Kanaya Zian Fitriaqila (6F)
- Syafiqa Araya Prima (6G)
- Queenera Sayyidatan Nisa’ (6H)
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Agama Islam, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII).
Membangun Generasi Berilmu dan Berakhlak
PAI Fair 2025 mengusung tema “Membangun Generasi Emas: Berilmu, Berakhlak, dan Berdampak”.
Selain mengukur kompetensi, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan keimanan, ketakwaan, sportivitas, kejujuran, rasa cinta NKRI, serta menjadi ajang pengembangan minat dan bakat siswa di bidang Pendidikan Agama Islam.
Pelaksanaan Ketat Berbasis Online
Seleksi berlangsung secara online melalui aplikasi Usmart Browser dengan pengawasan ketat. Peserta wajib on camera sepanjang ujian, tidak boleh membuka aplikasi lain atau berkomunikasi dengan pihak lain. Pelanggaran langsung berakibat diskualifikasi.
Ujian berlangsung 60 menit dengan 50 soal objektif. Hasil langsung muncul di perangkat peserta, dan informasi kelolosan diumumkan melalui akun masing-masing.
Peserta kelas 6D, Gwen Mahira Kalani, mengaku soal cukup menantang.
“Beberapa materi belum sempat kami pelajari karena pemberitahuan mendadak. Tapi kami optimis. Ini pengalaman baru dan membuat kami lebih semangat,” tuturnya.
Guru pembimbing, Dina Nurul Fitriya, menyampaikan bahwa anak-anak berjuang maksimal meski persiapan relatif singkat.
“Meskipun online, pengawasannya sangat ketat. Anak-anak harus fokus dan disiplin. Alhamdulillah mereka tetap percaya diri dan mengikuti aturan dengan baik,” jelasnya.
Kepala SD Muhammadiyah 2 Taman, Fatchul Mubarok S.Th.I., M.Pd., memberikan apresiasi atas perjuangan para siswa.
“Kami bangga anak-anak Mumtaz berani tampil dan berkompetisi di ajang bergengsi ini. Olimpiade PAI bukan hanya soal prestasi, tetapi pembentukan karakter berilmu dan berakhlak. Semoga mereka dapat melanjutkan ke tingkat Provinsi bahkan Nasional,” ujarnya.
Harapan ke Tingkat Selanjutnya
Babak penyisihan tingkat Kabupaten Sidoarjo ini menjadi gerbang menuju Olimpiade PAI tingkat Provinsi Jawa Timur dan tingkat Nasional.
Sekolah berharap beberapa siswa berhasil masuk peringkat terbaik dan melanjutkan perjuangan membawa nama baik SD Mumtaz.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments