SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik atau Berlian Primary School terus menanamkan nilai kedisiplinan dan kepemimpinan kepada para siswanya.
Dalam latihan kepanduan Hizbul Wathan (HW) yang digelar pada Kamis (9/10/2025), siswa kelas V mendapatkan pembekalan Pelatihan Baris Berbaris (PBB).
Latihan tersebut menghadirkan dua komandan HW dari Kokam PDPM Gresik, yakni Arkhanuddin dan Fauzuddin Zulhaq Imawan.
Keduanya memimpin langsung jalannya latihan di lapangan sekolah. Para siswa berlatih sikap tegak, gerakan dasar baris-berbaris, serta mengamalkan semboyan HW: “Sedikit Bicara, Banyak Bekerja.”
Sejak awal hingga akhir kegiatan, siswa tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap instruksi. Komandan Fauzuddin, yang akrab disapa Komandan Fani dengan sabar membetulkan satu per satu posisi barisan agar sesuai dengan arahan.
Kepala Berlian Primary School, Farikha, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan fisik, tetapi juga membentuk karakter tangguh dan tegas.
“Latihan baris berbaris ini bukan sekadar soal gerakan, tetapi juga membangun sikap tegas dan tangguh. Anak laki-laki harus belajar bersikap sebagaimana laki-laki, tidak lembek dan siap memimpin,” ujarnya.
Farikha menambahkan, latihan PBB selanjutnya akan dilakukan secara beregu, agar siswa dapat berlatih kepemimpinan dalam kelompok kecil.
“Kami ingin anak-anak mempraktikkan kedisiplinan ini dalam setiap kegiatan kepanduan, bukan hanya ketika diawasi guru,” tambahnya.
Dengan tema “Tertib dalam Barisan, Hebat dalam Kehidupan,” kegiatan ini menanamkan makna pentingnya keteraturan, kekompakan, dan kepatuhan terhadap aturan dalam kehidupan sehari-hari.
Komandan Fani menegaskan, latihan PBB tidak hanya melatih kekompakan fisik, tetapi juga ketahanan mental dan kepekaan sosial.
“PBB itu melatih kekuatan hati, daya tahan, dan kesabaran agar anak-anak tidak mudah mengeluh. Kalian adalah satu tim. Jika satu tidak tertib, seluruh tim harus menerima konsekuensinya,” tuturnya.
“Hari ini kami yang memimpin, suatu saat kalianlah yang akan memimpin regu masing-masing,” imbuhnya memberi motivasi.
Salah satu peserta, Reyhan Syaddad Ar-Rayyan, Ketua IPM Kids Berlian Primary School, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari latihan tersebut.
“Sebenarnya lumayan capek karena belum terbiasa, tapi seru sekali karena diajari langsung oleh bapak-bapak Kokam,” ungkapnya dengan semangat.
Reyhan berharap latihan serupa terus diadakan agar seluruh kader IPM Kids mendapatkan kesempatan belajar kedisiplinan dan kepemimpinan secara langsung. (*)
Farikha






0 Tanggapan
Empty Comments