Langit cerah di halaman Perguruan Muhammadiyah Wotan, Panceng, Gresik, seolah menyambut penuh suka cita digelarnya Pekan Jambore Hizbul Wathan (HW) ke-19.
Ratusan siswa dari dua jenjang pendidikan, yakni MI Muhammadiyah 4 Wotan (MI Mudipat) dan MTs Muhammadiyah 9 Wotan (MTs Mudahlan), tumpah ruah dengan semangat kepanduan dan ukhuwah Islamiyah.
Kegiatan tahunan yang berlangsung dari Ahad (24/8/2025) hingga Kamis (28/8/2025) mendatang ini bukan sekadar perkemahan biasa. Acara ini menjadi panggung pembentukan karakter, latihan kepemimpinan, serta momentum bagi siswa untuk belajar bertanggung jawab secara nyata di luar ruang kelas.
Kehadiran para peserta yang mengenakan seragam lengkap HW, dihiasi pita-pita warna dan bendera regu, menjadikan halaman sekolah berubah menjadi lautan warna-warni penuh semangat. Yang lebih membanggakan, seluruh unsur dalam keluarga besar Perguruan Muhammadiyah Wotan turut berpartisipasi dalam upacara pembukaan.
Turut hadir pula perwakilan dari organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah seperti ‘Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, hingga Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Dukungan kuat juga datang dari Komite Sekolah dan Ikatan Wali Siswa, menandakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda penting dan kolaboratif dalam pembentukan karakter siswa.
Momen yang paling ditunggu-tunggu hadir saat Sekretaris Kwartir Wilayah HW Jawa Timur, Khusnul Abidin SPd, tampil sebagai Pembina Upacara. Dengan gaya yang hangat namun tegas, ia menyampaikan sambutan yang menggugah semangat seluruh peserta, guru, dan tamu undangan.
“Jambore HW bukan sekadar ajang berkumpul. Ini adalah tempat kalian ditempa. Di sinilah lahir calon-calon pemimpin masa depan Muhammadiyah dan bangsa. Kita butuh generasi yang berani, tangguh, jujur, mencintai tanah air, dan setia pada nilai-nilai Islam. Itulah tujuan kita berkumpul hari ini,” tegasnya.
Kutipan tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah. Semangat para siswa pun terlihat semakin menyala, seolah kata-kata itu menjadi bahan bakar baru untuk mengikuti rangkaian kegiatan selama lima hari ke depan.
Sebagai simbol pembukaan resmi, Khusnul Abidin melakukan pelepasan balon yang melambung tinggi ke langit, disambut dengan sorak semangat dari seluruh peserta. Prosesi dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan siswa, sebagai simbol kesiapan seluruh peserta untuk mengikuti Jambore dengan sepenuh hati.
Tak hanya menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab, Jambore HW ke-19 juga menghadirkan nuansa seni yang inspiratif. Salah satu sorotan utama dalam upacara pembukaan adalah adanya launching lagu resmi Pekan Jambore HW ke-19.
Lagu tersebut dibawakan secara istimewa oleh Zimam Nazzun Mumtaz Habibie (kelas 8) dan Muhammad `Abidurridlo (kelas 7), yang tampil dengan suara penuh percaya diri.
Lirik lagu yang menyentuh, dipadukan dengan irama energik, langsung menggugah semangat peserta. Lagu ini menjadi semacam “anthem” bersama yang akan menemani seluruh kegiatan selama Pekan Jambore berlangsung.
Pekan Jambore HW ke-19 ini bukan sekadar ajang berkemah dan baris-berbaris. Di dalamnya terkandung pelajaran tentang tanggung jawab, ukhuwah, solidaritas, dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Setiap tenda bukan hanya tempat tidur, tapi simbol kemandirian. Setiap permainan bukan sekadar hiburan, tapi sarana pembelajaran.
Kegiatan ini juga menjadi refleksi bahwa pendidikan di Perguruan Muhammadiyah Wotan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga berupaya membentuk kepribadian siswa secara menyeluruh, mencakup aspek spiritual, emosional, sosial, dan intelektual.
“Kami berharap Jambore ini dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental, memiliki jiwa sosial yang tinggi, dan teguh dalam keimanan,” ujar salah satu guru pembina sekaligus ketua panitia kegiatan ini, Nur Syahid.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya pemimpin-pemimpin muda Muhammadiyah yang siap meneruskan estafet perjuangan, menjaga nilai-nilai Islam, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments