Perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro berlangsung dengan sangat meriah pada hari Sabtu (29/11/2025).
Ribuan anggota persyarikatan memadati area Stadion Letjen H. Soedirman sejak pagi hari. Sekitar 13.000 orang tercatat mengikuti berbagai rangkaian acara yang berlangsung hingga siang.
Suasana kegembiraan semakin terlihat dengan adanya program sosial yang digelar oleh Lazismu Bojonegoro dan Bankziska Lazismu Bojonegoro. Sebanyak 1.113 porsi bakso dan 500 gelas es cao dibagikan secara cuma-cuma kepada para jamaah.
Meski antreannya panjang, seluruh hidangan tersebut habis dalam waktu singkat. Selain itu, sekitar 8.000 kotak snack dari Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) juga turut mendukung acara tabligh akbar.
Acara puncak yang berupa Tabligh Akbar menghadirkan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, sebagai pembicara utama.

Dalam ceramahnya, Dahnil mengajak warga Muhammadiyah untuk memperkuat sinergi dengan semua elemen bangsa, termasuk organisasi Islam lainnya dan komunitas non-Muslim. Ia menekankan bahwa kolaborasi adalah karakteristik gerakan Muhammadiyah yang maju.
“Mari bergerak, dengan kompak, pasti akan berdampak.”
Selain itu, acara juga dimeriahkan oleh puluhan stand bazar UMKM yang diikuti oleh AUM, Pimpinan Daerah Aisyiyah, dan seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) di Kabupaten Bojonegoro. Produk-produk kuliner, kerajinan tangan, dan layanan kesehatan turut memeriahkan suasana.
Sejumlah pejabat juga hadir dalam acara tersebut, antara lain Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, para perangkat daerah, Kapolres, Dandim, Kemenag, FKUB, serta perwakilan ormas lainnya. Kehadiran mereka menandakan dukungan terhadap peran Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua PDM Bojonegoro, H. Suwito, M.Si., dalam sambutannya menyatakan bahwa Milad ke-113 ini menjadi momentum untuk semakin menguatkan peran Muhammadiyah sebagai gerakan yang mencerahkan umat. Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Panitia dan Bupati, yang menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah dan ormas demi kemajuan daerah.
Melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif, peringatan Milad Muhammadiyah tahun ini di Bojonegoro menunjukkan bukti nyata bahwa Muhammadiyah tetap relevan, inklusif, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments