Momentum Ramadan dimanfaatkan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Muhammadiyah Jawa Timur untuk menebar kepedulian kepada masyarakat. Melalui gerakan Grebek Sahur, ribuan nasi kotak dibagikan kepada berbagai komunitas yang membutuhkan, mulai dari pekerja informal hingga para musafir yang tengah melakukan perjalanan.
Gerakan Grebek Sahur untuk Dakwah Menggembirakan
Ketua Lembaga Dakwah Komunitas Muhammadiyah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Akhmad Tholhah, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum berharga untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat ukhuwah melalui kegiatan berbagi.
Pernyataan tersebut ia sampaikan saat melepas tim Grebek Sahur di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur pada Sabtu (14/3/2026) dini hari sekitar pukul 02.00. Program ini menjadi bagian dari dakwah yang menggembirakan dengan menjangkau berbagai komunitas yang membutuhkan perhatian.
Menurutnya, gerakan ini telah berjalan sejak 2025 dan kembali digelar pada Ramadan 2026 dengan melibatkan LDK dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Empat Ribu Nasi Kotak Dibagikan kepada Komunitas
Dalam pelaksanaan tahun ini, sekitar 4.000 nasi kotak lengkap dengan minuman dan buah disiapkan untuk sahur warga. Jika dihitung dengan nilai sekitar Rp20.000 per paket, maka total nilai bantuan mencapai kurang lebih Rp80 juta.
Program dakwah komunitas ini menyasar berbagai kelompok masyarakat, seperti anak jalanan, driver ojek online, penyandang disabilitas, mualaf, hingga komunitas yang membutuhkan dukungan sosial.
Kolaborasi dengan Lazismu dan Pemerintah Daerah
Gerakan ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Lazismu, Amal Usaha Muhammadiyah, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah yang turut turun langsung membagikan makanan sahur kepada masyarakat.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah aksi Grebek Sahur oleh LDK Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Probolinggo yang melibatkan Wakil Wali Kota Probolinggo, Hj. Ina Dwi Lestari. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 350 rice box dibagikan kepada pedagang musiman, tukang becak, kuli panggul, hingga pengemudi ojek online.
Berbagi Sahur hingga Terminal Bungurasih
Sekretaris LDK Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Ahmad Rosyidi, bersama sejumlah pengurus lainnya turut bergerak membagikan nasi kotak ke berbagai lokasi, termasuk Terminal Bungurasih.
Di lokasi tersebut, makanan sahur diberikan kepada para penumpang bus, baik yang sedang dalam perjalanan mudik maupun yang baru tiba. Para musafir menyambut baik kegiatan tersebut karena membantu mereka mendapatkan makanan sahur di tengah perjalanan.
Bagi banyak penumpang, aksi berbagi ini menjadi pengalaman yang berkesan karena jarang ada kegiatan serupa yang menyasar para pelaku perjalanan di terminal.
Apresiasi dari Masyarakat dan Harapan ke Depan
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang menerima manfaat langsung. Banyak di antara mereka merasa terbantu karena dapat menikmati sahur di tengah aktivitas kerja atau perjalanan jauh.
Ahmad Rosyidi berharap gerakan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak, termasuk pejabat pemerintah dan wakil rakyat, untuk lebih aktif mendampingi masyarakat serta memperkuat semangat berbagi, khususnya di bulan Ramadan.
Melalui program Grebek Sahur, Muhammadiyah berupaya menghadirkan dakwah yang tidak hanya melalui ceramah, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.






0 Tanggapan
Empty Comments