Orang yang Beruntung

Kemudian dilanjutkan dengan materi kedua disampaikan oleh Wakil Sekretaris LDK PP Muhammadiyah Dr Tohirin Sanmiharjo MPdI menjelaskan, menjadi dai merupakan bagian dari orang yang beruntung.
“Teman-teman bagian daripada orang yang beruntung, akan berangkat ke tempat perjuangan yang disana kita akan mendapatkan pengalaman yang sangat banyak dan menempa diri menjadi seorang dai yang sesungguhnya,” ungkap Tohirin memberi semangat kepada para dai pengabdian Pondok Shabran UMS.
Untuk mengawali pengabdian, Tohirin mengingatkan harus kembali dengan niat yang tulus untuk berdakwah. Perjuangan harus dilalui dengan niat pengabdian yang tulus.
“Ini bukan hanya sekedar tugas, tapi ini adalah tugas dihadapan Allah. Ketika melesat kesana (tempat pengabdian) maka sudah harus sepenuh hati,” jelasnya.
Tohirin menggarisbawahi bahwa keterampilan berkomunikasi dengan masyarakat juga merupakan hal yang penting. Demikian juga tampilan attitude kepada masyarakat pun harus yang baik ditampilkan.
“Skill komunikasi teman-teman itu harus dikuasai. Harus menampilkan attitude yang baik, komunikasi menjadi kunci pertama agar membuat orang senang,” jelasnya.





0 Tanggapan
Empty Comments