Suasana pagi yang cerah di Wisata Leha-Leha, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, tampak lebih semarak dari biasanya. Pada Senin (8/11/2025), MI Muhammadiyah 4 Brangsi menggelar program unggulannya, Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) IPM Kids, yang diselenggarakan oleh PR IPM MI Muhammadiyah 4 Brangsi.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 5 dan kelas 6 yang berjumlah 40 peserta, dengan tujuan untuk membentuk karakter dan Kepemimpinan peserta didik.
Tema Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) IPM KIDS periode ini Belajar memimpin, Melatih Mandiri, dan Menumbuhkan Iman yang mencakup berbagai materi dan aktivitas yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan yang kuat pada diri peserta didik.
Di hari pertama pelaksanaan, peserta LDKS IPM KIDS mengikuti berbagai materi, di antaranya:
1. Ke- IPM-an
Dari materi oleh narasumber yang ahli dalam bidangnya, yaitu Muhammad Dzkri Alhaq, peserta diharapkan dapat memahami pentingnya menulis dan membudayakan kebiasaan menulis sebagai bagian dari pengembangan diri dan peningkatan kemampuan.
Dengan memahami semboyan Nuun Walqalami Wamaa Yasthuruun, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis dan menuangkan ide-ide kreatif mereka.
Semboyan ini juga mengingatkan peserta akan pentingnya literasi dan pengetahuan, serta peran penting menulis dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan pengalaman.
Dengan demikian, peserta dapat menjadi lebih aktif, kreatif dalam mengekspresikan diri serta mampu menyampaikan gagasan-gagasan mereka.
“Ikatan pelajar Muhammadiyah (IPM) Mudipat adalah salah satu pelopor ipm di tingkat pelajar MI/SD dan sekarang telah di ikuti sekolah-sekolah yang lain,” ungkapnga.
2. Kepemimpinan
Materi ini disampaikan oleh narasumber yang ahli dalam bidangnya, yaitu Akbar Almubashir. Beliau menuturkan bahwa “Pemimpin adalah orang yang mendorong dan menggerakan orang lain agar mau berkerjasama mencapai tujuan yang telah di tentukan”, ujarnya dengan tegas.
Sesudah mendengarkan materi, anak-anak diberikan pertanyaan dan mendapatkan hadiah. Suasana yang awalnya hening menjadi menyenangkan karena peserta penuh antusias untuk menjawab.
3. Public Speaking (Berbicara di Depan Umum)
Materi ini disampaikan oleh narasumber yang ahli dalam bidangnya, yaitu Afif Hidayatullah. Beliau menyampaikan bahwa public speaking adalah keterampilan dasar seorang pemimpin. Kuncinya bukan pada siapa yang paling pandai, tetapi siapa yang paling berani berlatih dan mau berkembang.
“Pemimpin sejati lahir dari keberanian untuk berbicara dan menginspirasi,” tegasnya.
Hari pertama kegiatan LDKS IPM Kids ditutup dengan games yang mengharukan dan penuh tantangan. Dalam games menyalakan lilin dan membentuk tulisan “MI 4 Brangsi” dengan cepat, peserta diuji kemampuan dan kekompakan mereka.
Kepala sekolah, Masbahah, dalam sambutannya menyatakan bahwa “Melalui kegiatan ini saya berharap kalian dapat belajar bagaimana menjadi pemimpin yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam dan semangat organisasi IPM.”
“Ingatlah bahwa menjadi pemimpin tidak selalu berarti memimpin orang lain tetapi juga mampu memimpin diri sendiri mengatur waktu, bersikap jujur, disiplin, serta berani mengambil keputusan dengan bijak,” tegasnya.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan, serta menunjukkan semangat sebagai pelajar Muhammadiyah yang unggul dan berkarakter.
Seperti yang disampaikan Ketua Panitia LDKS IPM Kids, Wahyu Setyo Abidin, “Kegiatan LDKS ini merupakan salah satu program penting dalam rangka membentuk jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan kedisiplinan bagi peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat belajar bagaimana menjadi pemimpin yang berintegritas, mampu bekerja sama, serta memiliki semangat untuk mengabdi dan berkontribusi bagi sekolah”.
Dengan demikian, mereka dapat menjadi generasi penerus yang lebih baik dan mampu menghadapi tantangan di masa mendatang.






0 Tanggapan
Empty Comments