Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

LDKS SMA Muha Genteng Hadirkan Anggota TNI untuk Latih Kedisiplinan dan Tumbuhkan Mental Tangguh Siswa

Iklan Landscape Smamda
LDKS SMA Muha Genteng Hadirkan Anggota TNI untuk Latih Kedisiplinan dan Tumbuhkan Mental Tangguh Siswa
Peserta LDKS SMA Muha Genteng berfoto bersama pemateri dari personil TNI Koramil Glenmor. Foto: Alib/PWMU.CO.
pwmu.co -

Panitia Yunior Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMA Muhammadiyah 2 Genteng (SMA Muha) Banyuwangi menghadirkan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memberikan pembekalan kedisiplinan kepada para peserta pada hari kedua pelaksanaan LDKS, Sabtu (19/10/2025) di Bumi Perkemahan Waduk Sidodadi, Glenmore.

Kegiatan ini ditujukan bagi calon pengurus harian Organisasi Otonom Muhammadiyah serta kelompok-kelompok ekstrakurikuler lainnya di lingkungan sekolah

Sebelumnya, para peserta juga telah mengikuti berbagai materi teori di sekolah selama satu hari satu malam sebagai bagian dari tahap pembekalan awal.

Sesuai dengan rencana awal, materi lapangan yang berkaitan dengan kedisiplinan diserahkan sepenuhnya kepada anggota TNI yang berada di sekitar lokasi perkemahan.

Mengingat lokasi kegiatan berada di wilayah Kecamatan Glenmore, panitia telah menghadap Komandan Koramil Glenmore jauh-jauh hari untuk memohon bantuan personel dalam menyampaikan materi kepada peserta LDKS.

“Kami jauh-jauh hari sudah menghadap Komandan Koramil Glenmore untuk meminta bantuan personel dalam penyampaian materi lapangan kepada peserta LDKS,” jelas Koordinator Panitia Yunior, Neza Ramadhan.

Tepat pukul 12.15 WIB, dua personel TNI dari Koramil Glenmore, yakni Serda Harsono dan Koptu Wawan, tiba di lokasi perkemahan. Lima belas menit kemudian, sesi pelatihan kedisiplinan langsung dimulai.

Seluruh peserta LDKS berbaris rapi di bawah rindangnya pohon mahoni dan saman milik Perkebunan Nusantara PTPN XII.

Komando pelatihan langsung diambil alih oleh Koptu Wawan. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa selama dua jam ke depan para peserta akan dibina langsung oleh anggota TNI.

“Saya tahu kalian semua yang dikirim ke sini adalah putra-putri terbaik sekolah yang mewakili masing-masing kelompok. Kami melihat ada dari Hizbul Wathan, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Tapak Suci, dan lainnya yang akan menjadi pengurus harian periode 2025-2026. Maka dari itu, kalian dibimbing di sini untuk melatih mental, meningkatkan kedisiplinan, tidak cengeng, dan mampu menjadi teladan di sekolah kalian,” terang Koptu Wawan.

Dalam sesi motivasi berikutnya, Serda Harsono melanjutkan pernyataan Koptu Wawan dengan menekankan pentingnya pembangunan mental dibandingkan pembangunan infrastruktur.

“Apa gunanya pembangunan fisik yang menjulang tinggi seperti Tembok Cina yang dibangun ratusan tahun, jika mental masyarakat tidak ikut dibangun? Pada akhirnya, rakyat juga yang menjadi korban,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini bangsa Indonesia menghadapi tantangan serius akibat banyaknya mentalitas bobrok yang mengganggu stabilitas nasional, baik di bidang perekonomian maupun ketenteraman masyarakat

Selama dua jam penuh, para peserta LDKS digembleng dengan pelatihan kedisiplinan, mulai dari ketepatan waktu, tata cara makan, cara duduk, hingga latihan baris-berbaris.

Waktu makan pun dibatasi hanya 15 menit. Setiap pelanggaran terhadap aturan yang diberikan akan dikenakan sanksi sebagai bentuk pembelajaran dan pembinaan karakter.

Keseruan mulai muncul saat pelatihan berlangsung. Awalnya, wajah para peserta tampak tegang, namun setelah sekitar tiga puluh menit, mereka mulai menyesuaikan diri dengan irama pelatihan meskipun suara bentakan para TNI tetap lantang sejak awal.

Bahkan, pelaksanaan sanksi akibat kesalahan justru dijalani dengan penuh semangat dan enjoy oleh para peserta. Penyampaian materi kedisiplinan berakhir pukul 14.00 WIB. Seluruh peserta LDKS kemudian beristirahat sambil menunggu waktu salat Ashar dan materi berikutnya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu