Menentukan tujuan harus disesuaikan dengan kemampuan diri, jangan sampai menetapkan hal yang mustahil untuk dicapai.
Hal itu disampaikan guru BK SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita), Tsania Nurrafida, saat mengisi materi Manajemen Diri dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Smamita 2025.
Sebagai informasi, kegiatan LDKS ini berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu (25-27/8/2025), di dua lokasi berbeda. Pada kegiatan hari pertama yang digelar di Hall Smamita, Senin (25/8/2025), Tsania membawakan materi tentang cara siswa mengatur keseharian mereka.
Ia menekankan pentingnya mengenal diri sendiri. “Kita harus bisa memahami minat, kekuatan, kelemahan, dan nilai hidup kita. Ada dua cara untuk mengetahuinya, yaitu melalui tes psikologi dan mawas diri. Apa sebenarnya keahlian saya? Apa yang saya sukai?” jelasnya.
Lebih lanjut, Tsania menambahkan pentingnya menentukan visi pribadi. “Tujuan harus dipikirkan matang-matang. Kalian boleh bermimpi, tetapi tetap harus sadar batasan yang dimiliki,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa siswa perlu menyusun rutinitas harian.
“Kalian harus bisa menentukan jadwal, menetapkan target, dan melakukan evaluasi setiap malam. Salah satu yang penting adalah mengurangi distraksi, misalnya dengan membatasi penggunaan gadget saat belajar,” terangnya.
Menutup materinya, Tsania menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif. “Setelah mengenal minat dan bakat, menentukan visi, hingga mengurangi distraksi, kalian harus disiplin dalam penerapannya. Yang terpenting, lakukan dengan konsisten dan penuh tanggung jawab,” tuturnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments