Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Lebih Maju dari Sekadar Sekolah Digital: MySmamda dan SIS Terintegrasi Telah Jadi Standar Baku Sejak 2022

Iklan Landscape Smamda
Lebih Maju dari Sekadar Sekolah Digital: MySmamda dan SIS Terintegrasi Telah Jadi Standar Baku Sejak 2022
Murid SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo dalam kegiatan safari dakwah yang dapat dipantau melalui LMS SMAMDA.(Bilad/PWMU.CO)
pwmu.co -

Di saat banyak institusi pendidikan baru memulai adaptasi digital pasca-pandemi, SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo telah melangkah jauh lebih dulu. Sekolah ini telah memantapkan posisinya sebagai pionir pendidikan berbasis teknologi dengan pengembangan mandiri aplikasi MySmamda dan Sistem Informasi Siswa (SIS) yang telah beroperasi secara matang dan menjadi rujukan praktik baik (best practice) sejak tahun 2022.

Penerapan sistem ini bukanlah langkah instan, melainkan hasil dari evaluasi berkelanjutan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang transparan. Melalui sistem yang terintegrasi penuh, sekolah berhasil menjembatani komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua secara real-time, menembus batas dinding kelas maupun asrama.

Integrasi LMS dan Pemantauan Real-Time

Berbeda dengan sekolah pada umumnya yang menggunakan aplikasi pihak ketiga secara terpisah, SMAMDA Sidoarjo mengembangkan sistemnya secara mandiri (in-house development) untuk menyesuaikan kebutuhan spesifik sekolah. Sistem Informasi Siswa (SIS) di sekolah ini memungkinkan orang tua memantau kehadiran dan aktivitas siswa melalui notifikasi otomatis yang terhubung hingga ke layanan pesan instan.

Dalam kajian literatur mengenai Learning Management System (LMS) pada pendidikan Islam, efektivitas sebuah sistem tidak hanya diukur dari pengiriman materi, melainkan dari kemampuannya melakukan “Blended Evaluation”.

Konsep tersebut yang juga tercermin dalam penerapan di SMAMDA, menggabungkan penilaian kognitif di LMS dengan penilaian afektif dan psikomotorik (praktik ibadah) yang dipantau secara ketat.

Keterangan Foto: Siswa SMAMDA Sidoarjo dalam kegiatan Safari Dakwah. Kemajuan kompetensi siswa dalam berdakwah dan berpidato kini dapat dipantau orang tua melalui sistem informasi sekolah yang terintegrasi.

Mutaba’ah Digital: Memantau Ibadah dan Public Speaking Siswa

Keunggulan utama dari sistem yang diterapkan SMAMDA adalah kemampuannya mengakomodasi kurikulum khas sekolah Islam, termasuk bagi siswa boarding school. Aktivitas yang biasanya sulit dilacak orang tua, seperti giliran maju pidato (muhadharah), tugas menjadi khatib Jumat, hingga kegiatan belajar malam, kini terekam dalam sistem.

Hal ini sejalan dengan temuan riset pendidikan yang menyebutkan bahwa desain evaluasi LMS yang ideal harus mampu mengintegrasikan fitur seperti Attendance Register dan Assignment dengan lembar mutaba’ah (pemantauan ibadah). Di SMAMDA, integrasi ini memastikan bahwa siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga disiplin dalam ibadah dan matang secara sosial.

Kemandirian dan Transparansi

Sejak peluncuran pembaruan besar pada sistem presensi dan SIS di awal 2022, orang tua siswa merasa lebih tenang karena dapat memantau putra-putrinya secara transparan. Bagi siswa yang tinggal di asrama, sistem ini mengajarkan tanggung jawab karena setiap aktivitas mereka—mulai dari bangun tidur hingga belajar malam—tercatat dan dapat diakses oleh wali mereka.

Inovasi SMAMDA Sidoarjo ini membuktikan bahwa sekolah Islam modern mampu mengadopsi teknologi tingkat lanjut tanpa kehilangan esensi pendidikan karakter, justru memperkuatnya melalui pengawasan digital yang positif (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu