Suasana pengambilan rapot Penilaian Tengah Semester (PTS) Semester 2 di SD Muhammadiyah 24 Surabaya kali ini terasa lebih berwarna.
Tidak hanya menjadi ajang diskusi perkembangan karakter dan nilai akademik, acara Parent-Teacher Conference (PTC) ini berubah menjadi panggung apresiasi budaya melalui Proyek Duta Budaya Cilik, Menelusuri Jejak dan Menarikan Warisan Indonesia yang memukau para orang tua dan wali murid.
PTC ini di gelar pada hari Sabtu (7/3/2026) dan diikuti puluhan siswa kelas 5 sekolah karakter.
Inti dari kegiatan kali ini adalah presentasi proyek seni bertajuk “Melestarikan Warisan Bumi Cenderawasih”.
Siswa tidak hanya sekadar menari, tetapi juga memaparkan hasil riset mereka mengenai sejarah, filosofi, dan makna mendalam di balik lagu serta tarian Yamko Rambe Yamko.
Proyek ini bertujuan agar siswa tidak hanya menjadi penampil, tetapi juga penjaga warisan budaya Indonesia yang memahami akar dari apa yang mereka bawakan.
Keunikan proyek ini terletak pada aspek kemandirian. Para siswa tidak menyewa kostum, melainkan merancang dan membuat kostum mereka sendiri secara mandiri.
Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia, mereka menciptakan hiasan kepala dan atribut khas Papua yang unik dan autentik.
“Anak-anak mempelajari proyek ini sejak awal PTS Semester 2. Menariknya, mereka memilih proyek seni ini berdasarkan minat dan kompetensi mereka sendiri tanpa paksaan. Ini murni pilihan hati mereka,” ujar Ustadzah
Para siswa tampil di depan orang tua dan wali kelas dengan penuh percaya diri. Penampilan yang lucu, unik, namun tetap sinkron mengundang gelak tawa sekaligus decak kagum dari para hadirin.
Antusiasme wali murid terlihat sangat tinggi. Banyak dari mereka yang mengabadikan momen saat anak-anak mereka beraksi dengan kostum buatan tangan yang penuh warna.
Selain penampilan seni, guru tetap memberikan laporan komprehensif mengenai perkembangan siswa yang meliputi akademik, karakter, serta kompetensi diri.
Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan holistik yang menggabungkan kecerdasan intelektual dan pelestarian budaya mampu menciptakan rasa percaya diri yang tinggi pada anak sejak dini.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments