Kegiatan di Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Kota Blitar untuk memakmurkan masjid dilaksanakan secara rutin dan istikamah setiap hari Jumat. Dimulai dengan shalat Subuh berjamaah, dilanjutkan kuliah Subuh, dan sarapan pagi bersama.
Makanan berupa nasi, kue, dan berbagai minuman juga disiapkan pada kegiatan Jumat yang lebih dikenal dengan sebutan Jumat Berkah. Hidangan tersebut dibagikan kepada para jamaah setelah shalat Jumat.
Pada Jumat pertama dan ketiga, kegiatan ini dihadiri khatib dari luar Kota Blitar, yaitu dari Malang, Kota Batu, dan Trenggalek. Acara kemudian dilanjutkan dengan Kajian Islam hingga pukul 13.00.
Pada Jumat, 21 Syafar 1447 H bertepatan dengan (23/8/2025) yang bertindak sebagai khatib dan imam adalah Ustadz Anang Wahid Cahyono Lc MHI dari Trenggalek. Ia menyampaikan khotbahnya kepada sekitar 700 jamaah shalat Jumat dengan tema Merdeka dengan Tauhid.
Secara singkat, ia menjelaskan bahwa ciri-ciri negara merdeka menurut Islam ada 20. Dua di antaranya adalah warga negara hanya menyembah dan meminta pertolongan kepada Allah SWT serta dapat melaksanakan perintah Allah dengan aman tanpa gangguan apa pun.
Setelah shalat Jumat, ustadz yang dipercaya sebagai Direktur Muhammadiyah Boarding School (MBS) Trenggalek ini menyampaikan kajian bertema 5 F yang Belum Merdeka.
5 F merupakan singkatan dari:
- Firqah (Pemikiran)
- Fashion (Pakaian)
- Finansial (Keuangan)
- Food (Makanan)
- Fans (Tokoh yang diteladani)
Menurut Anang Wahid Cahyono Lc MHI, yang juga menjadi dosen UIN Tulungagung, kelima hal tersebut dianggap belum merdeka dengan alasan sebagai berikut:
- Firqah (Pemikiran): masih ada warga negara Indonesia yang belum bangga dengan negaranya. Misalnya, di luar negeri merasa malu mengakui berasal dari Indonesia, lebih bangga dengan produk asing seperti jambu Bangkok, sapi Brahman, dan lain-lain.
- Fashion (Pakaian): lebih senang meniru budaya dan busana orang asing, meskipun tidak menutup aurat serta tidak sesuai dengan norma agama dan negara.
- Finansial (Keuangan): secara ekonomi, negara Indonesia masih memiliki banyak utang kepada negara lain sehingga tidak bisa menolak permintaan dari negara pemberi utang, meskipun merugikan.
- Food (Makanan): banyak warga lebih memilih dan bangga mengonsumsi makanan produksi luar negeri, termasuk makan di rumah makan milik orang asing.
- Fans (Tokoh yang diteladani): terutama generasi muda, lebih mencintai dan mencontoh tokoh-tokoh asing, termasuk artis-artis luar negeri.






0 Tanggapan
Empty Comments