
PWMU.CO – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Sholihin Fanani MPSDM dalam sambutan sekaligus membuka acara Musyawarah Kerja Wilayah atau Musykerwil 1 PWNA Jatim memandang tema yang diusung memiliki 5 pokok penting yang akan bisa menggerakkan perempuan muda Nasyiatul Aisyiyah, Sabtu-Ahad, (26-27/04/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di Halogen Hotel Sedati Sidoarjo itu dihadiri oleh kader Nasyiah dari 38 Kabupaten/Kota dan 164 Cabang ber-SKO.
Ia membuka sambutannya dengan pantun bertajuk Syawal.
Makan ketupat di tengah sawah
Balik ke rumah masak ikan teri
Saya mengucapkan selamat hari raya idul Fitri
Mohon maaf lahir dan batin
Ke Surabaya membeli semangka
Ke Suramadu beli baju
NA Jawa Timur luar biasa
Acaranya keren dan bagus
“Semoga kita dapat mengambil hikmah dan mengimplementasikan ketakwaan,” doanya.
Menyambung spirit Syawal, Sholihin menyampaikan empat nilai ketakwaan yang bisa diimplementasikan:
1. Nilai kolektif
Puasa mendorong kita menjadi pribadi yang kolektif, bekerjasama dan melakukan kebaikan bersama-sama.
2. Nilai Spiritualitas
Nilai ini senantiasa menjadi tonggak utama yang ingin ditingkatkan khususnya di bulan Ramadan.
3. Nilai Moralitas
Selain spiritual, ibadah sosial dan perbaikan akhlak hendaknya menjadi tujuan yang diistikamahkan dalam setiap proses berkehidupan.
4. Nilai Humanitas
Semangat berbagi dan kelapangan hati dalam menolong serta bermanfaat bagi sesama.
5. Nilai Profesionalitas
Karakter Disiplin dan Progresif
Wakil Ketua PWN Jawa Timur itu selanjutnya memberikan semangat dan dukungan atas terselenggaranya Musykerwil 1 PWNA Jatim.
“Selamat Musykerwil, suatu bentuk yang sangat penting dan strategis untuk merumuskan program-program progresif. Bisa diimplementasikan di kehidupan keluarga, berbangsa dan bernegara,” tuturnya.
Bertemakan Perempuan Muda Tangguh untuk Kemakmuran Jawa Timur, Sholihin Fanani membedahnya dalam 5 pokok penting tema Musykerwil 1 PWNA Jatim, di antaranya:
1. Perempuan
Perempuan adalah istimewa dan peran strategis dalam Islam. Tidak hanya secara biologis, tetapi juga sosiologis bahkan politis) banyak perempuan yang memimpin di berbagai jenjang.
2. Anak muda
Ciri-ciri anak muda:
– Berfikir kritis tidak hanya berkumpul tetapi melahirkan sesuatu yang strategis
– Bisa membangun sesuatu yang inovatif, kolaboratif dan membangun sinergitas
– Militansi dan semangat dalam melakukan kebaikan
3. Gerakan keilmuan, sosial dan intelektual
4. Kemakmuran
Anak muda menjadi pendorong kemakmuran
5. Jawa timur
Menjadi wilayah tertib, kondusif dan kemakmuran senantiasa dijaga dan diteruskan. (*)
Penulis Fatma Hajar Islamiyah Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments