Riuh aktivitas belajar berbahasa Inggris menggema di Asrama Kyarra, Pare, Kediri, pada Senin-Jumat (10–14/11/2025).
Sebanyak 260 siswa SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman (SD Mumtaz) mengikuti English Week hasil kolaborasi dengan LKP Inggris Go Kampung Inggris Pare.
Program ini menghadirkan pengalaman belajar yang imersif sejak Subuh hingga malam hari, melatih kedisiplinan, keberanian, dan kepemimpinan.
Dari rangkaian kegiatan intensif itu, lima siswa terpilih sebagai Best Student in the Class. Mereka bukan hanya unggul dalam kemampuan akademik, tetapi juga menunjukkan keberanian berbicara, keaktifan, serta karakter positif selama proses belajar.
Lima Siswa Peraih Best Student
Berikut merupakan lima siswa peraih penghargaan Best Student:
1. Aishana Chloelysia Candie (Kelas 4F)
Terpilih karena kemampuan belajarnya yang konsisten dan keberaniannya mengemukakan ide. Ia aktif membantu teman, bekerja sama, dan selalu menunjukkan sikap positif di kelas.
2. Maryam Mahfudhoh Almahira (Kelas 4H)
Memiliki antusiasme tinggi dan rasa ingin tahu yang kuat. Aktif mengikuti instruksi dan selalu menunjukkan motivasi belajar yang menonjol dibanding teman sebayanya.
3. Falah Arsyil F (Kelas 6B)
Aktif berpartisipasi dan selalu menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi harian. Ia mampu memahami materi dengan baik dan konsisten menunjukkan dedikasi selama pembelajaran.
4. Vanessa Aprilia Jesmine (Kelas 5E)
Mampu menyampaikan ide dan pengalaman dengan jelas dalam bahasa Inggris. Fokus, tenang, dan tak segan bertanya atau membantu teman ketika dibutuhkan.
5. Muhammad Salman Alfarisi (Kelas 5E)
Menonjol berkat usaha keras, sikap positif, serta pemahaman kuat terhadap materi. Tugas selalu selesai tepat waktu dan ia aktif berkontribusi dalam suasana kelas.
Pembelajaran yang Menempa Karakter
Selama satu pekan, para siswa hidup dalam lingkungan yang sepenuhnya berbahasa Inggris. Ada Morning Camp, Evening Camp, hingga kelas intensif yang dirancang untuk membangun kepercayaan diri.
Sebanyak 24 guru pendamping turut memastikan proses berjalan disiplin, menyenangkan, dan sarat nilai spiritual.
“Ini lebih dari sekadar kursus bahasa. Ini tentang membangun ekosistem keberanian” ujar guru pendamping Bernika Dwi Arinda Putri SPd.
Program English Week 2025 menjadi bukti bahwa keberanian untuk mulai berbicara adalah gerbang utama penguasaan bahasa.
Prestasi lima siswa ini sekaligus menunjukkan bahwa ketika keberanian ditempa dalam ekosistem yang tepat, prestasi cemerlang akan lahir dengan sendirinya.





0 Tanggapan
Empty Comments