
PWMU.CO – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendorong internasionalisasi institusi, Lembaga Kerjasama dan Internasionalisasi (LKI) bekerja sama dengan Pusat Bahasa (PUSBA) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) menjalin kolaborasi strategis dengan INTACT Base Surabaya dalam menyelenggarakan pelatihan bahasa Mandarin.
Program ini menyasar mahasiswa, alumni, dosen, hingga karyawan UM Surabaya sebagai peserta. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya serius universitas dalam memperluas jejaring internasional sekaligus membekali sivitas akademika dengan kemampuan bahasa asing yang relevan dan dibutuhkan di era globalisasi.
Program pelatihan bahasa Mandarin ini merupakan hasil hibah dari Kementerian Pendidikan Taiwan yang disalurkan melalui INTACT, dan berhasil diperoleh oleh UM Surabaya sebagai bentuk kepercayaan terhadap komitmen internasionalisasi kampus. Kegiatan pelatihan resmi dimulai dengan Batch 1 pada Selasa (28/05/2025), dan akan berlangsung dua kali dalam seminggu selama 24 pertemuan.
Pelatihan ini dirancang secara sistematis dan bertahap menggunakan pendekatan pembelajaran interaktif, serta dipandu oleh pengajar profesional dari INTACT Base Surabaya. Peserta akan mengikuti kelas sesuai tingkat kemampuannya, dimulai dari level dasar (basic), guna memastikan proses pembelajaran yang efektif dan terarah.
Tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa, program ini juga memberikan pengalaman belajar lintas budaya yang mendalam. UM Surabaya berharap, melalui program ini, akan lahir generasi unggul yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga adaptif dalam konteks global, dengan bekal bahasa asing dan wawasan multikultural yang mumpuni. (*)
Penulis Alivia Rizky Ayulita Putri Chaidir Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments