Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

LKP Outdoor Bekali Kader HW Al Mizan dengan Materi P2HW

Iklan Landscape Smamda
LKP Outdoor Bekali Kader HW Al Mizan dengan Materi P2HW
LKP Outdoor Bekali Kader HW Al Mizan dengan Materi P2HW. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Langit di halaman depan SMP Muhammadiyah Pataan, Sambeng, Lamongan, Jumat (30/1/2026), menjadi saksi semangat para kawan pandu Hizbul Wathan Al Mizan. Sejak matahari belum sepenuhnya meninggi, mereka telah berkumpul mengikuti hari pertama Latihan Kepemimpinan Penghela (LKP) Outdoor, sebuah proses pembelajaran kepemimpinan yang dirancang dekat dengan realitas lapangan.

Tak sekadar melatih ketangguhan fisik, LKP Outdoor juga menanamkan kecakapan hidup yang penting. Salah satunya melalui materi P2HW (Pertolongan Pertama pada Hizbul Wathan), materi soft skill yang membekali kader agar sigap, tanggap, dan terampil menghadapi situasi darurat.

Materi ini disampaikan oleh Agus Hardianto, Ketua Dewan Eksekutif Qobilah Buya A.R. Sutan Mansur. Dengan pendekatan interaktif, ia mengajak peserta belajar tidak hanya melalui teori, tetapi langsung melalui pengalaman.

Mengawali sesi, Rakanda Agus menunjuk beberapa kawan pandu putra dan putri untuk maju ke depan. Mereka berperan sebagai “korban” dalam simulasi kecelakaan. Suasana pun berubah dinamis ketika seluruh peserta diarahkan membentuk lingkaran, menyimak instruksi dengan penuh perhatian.

Setiap “korban” kemudian membawa kasus yang berbeda ke kelompoknya masing-masing. Ada yang mengalami patah tulang pipi, patah kaki, cedera dada, hingga kondisi darurat lainnya. Tantangan ini mendorong setiap kelompok untuk berpikir cepat, berdiskusi, dan menentukan langkah pertolongan pertama yang tepat.

Setelah menemukan solusi, tiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya. Praktik pertolongan pertama dilakukan secara langsung menggunakan perlengkapan P3K, seperti bidai dan perban. Dengan penuh kesungguhan, para kawan pandu mempraktikkan teknik penanganan korban secara aman dan sesuai prosedur.

Melalui materi P2HW ini, peserta tidak hanya memahami prinsip dasar pertolongan pertama, tetapi juga dilatih memiliki kesiapan mental, kepedulian sosial, serta kemampuan bekerja sama dalam situasi krisis. Nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan solidaritas terasa kuat sepanjang kegiatan.

Hari pertama LKP Outdoor pun berlangsung tertib, edukatif, dan sarat makna. Di balik simulasi dan praktik lapangan, tumbuh kesadaran bahwa seorang pandu Hizbul Wathan harus siap menolong sesama, kapan pun dan di mana pun berada. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu