Dalam rangka memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah, Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Batu turut serta dalam kegiatan Tadabur Alam melalui aksi penanaman terumbu karang di Pantai Kondang Merak, Malang Selatan, pada Sabtu-Ahad (1-2/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini merupakan hasil kolaborasi LLHPB PDA Kota Batu bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Batu, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Batu dan Malang, serta Sahabat Alam Assalam Malang.
Ketua Majelis LLHPB PDA Kota Batu, Nur Hanafiyah, bersama jajarannya terlibat langsung dalam setiap tahapan penanaman dengan penuh ketelitian dan komitmen.
Ia menyatakan bahwa hal tersebut merupakan bentuk ikhtiar mereka untuk menjaga alam sebagai bagian dari amanah kekhalifahan.
“Ini adalah bentuk ikhtiar kita untuk menjaga alam sebagai bagian dari amanah kekhalifahan,” ujarnya.
Proses penanaman terumbu karang dilakukan melalui tiga tahap utama, yaitu persiapan, penanaman, dan pemeliharaan. Pada tahap persiapan, tim menentukan lokasi perairan yang jernih dan dangkal, mengumpulkan koloni karang yang sehat, serta menyiapkan struktur penanaman berbahan besi atau beton.
Selanjutnya, pada tahap penanaman, koloni karang dibersihkan dan dipasang pada struktur tersebut, kemudian diturunkan ke dasar laut pada titik yang telah ditentukan. Adapun tahap pemeliharaan dilakukan melalui pemantauan rutin, pembersihan dari sampah, serta pengawasan untuk mencegah berbagai bentuk kerusakan.
Penanaman terumbu karang tidak hanya bertujuan untuk konservasi dan pemulihan ekosistem laut, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas. Secara ekologis, aksi ini dapat meningkatkan biodiversitas, memulihkan habitat yang rusak, serta mendukung pertumbuhan populasi ikan.
Dari sisi ekonomi, keberadaan terumbu karang yang sehat mampu menunjang sektor pariwisata bahari dan perikanan berkelanjutan, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan serta membuka peluang kerja bagi masyarakat pesisir.
Selain itu, secara sosial kegiatan ini berdampak pada meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian laut, sekaligus mendorong keterlibatan komunitas dalam pembangunan berkelanjutan
Tak kalah penting, terumbu karang juga berperan dalam mengurangi erosi pantai dengan menahan energi gelombang, meningkatkan kualitas air melalui penyaringan polutan, serta membantu mitigasi perubahan iklim dengan menyerap karbon dioksida.
Nur Hanafiyah menambahkan bahwa melalui kegiatan tersebut, mereka ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab sebagai umat yang rahmatan lil ‘alamin.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab kita sebagai umat yang rahmatan lil ‘alamin,” imbuhnya.
Kegiatan Tadabur Alam dan penanaman terumbu karang ini menjadi bukti bahwa semangat Milad Muhammadiyah tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata untuk kemaslahatan umat dan kelestarian alam. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments