Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Lob Penuh Strategi, Siswa Smamuga Ini Sabet Juara Pertama Bulu Tangkis

Iklan Landscape Smamda
Lob Penuh Strategi, Siswa Smamuga Ini Sabet Juara Pertama Bulu Tangkis
Khansa Al Abidzar siswa kelas XI A2 Smamuga Tulangan raih Juara 1 Tunggal Putra Bulutangkis HUT ke-80 RI (Zulkifli/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana riuh sorak-sorai penonton memenuhi GOR Nurul Huda Kepadangan, Tulangan pada Jumat-Sabtu (15-16/8/2025). Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia (RI), turnamen bulu tangkis tingkat SMA/SMK/MA se-Kecamatan Tulangan berlangsung sengit.

Dari balik lapangan, muncul sosok remaja yang berhasil mencuri perhatian penonton. Dia adalah Khansa Al Abidzar, siswa SMA Muhammadiyah 3 (Smamuga) Tulangan, Sidoarjo.

Remaja asal Desa Grinting RT 15 RW 4 Tulangan ini sukses mengibarkan nama sekolahnya setelah keluar sebagai Juara 1 tunggal putra. Dengan teknik, semangat, dan strategi matang, ia menaklukkan lawan-lawannya hingga akhirnya berdiri di podium tertinggi.

Saat ditemui PWMU.CO di Smamuga, Rabu (20/8/2025), Abidzar—sapaan akrabnya—mengaku sudah lama jatuh hati pada olahraga bulu tangkis. Kecintaannya dimulai sejak kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI) di desanya.

Kala itu, ia bergabung dengan Persatuan Bulu Tangkis (PB) Sinar dan langsung menorehkan prestasi Juara 1 bulu tangkis tingkat kecamatan.

“Sejak kecil saya memang suka bulu tangkis. Dari ayah sampai kakak, semuanya suka main bulu tangkis. Jadi, saya terbawa suasana,” ujarnya sambil tersenyum.

Ketika melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren MBS SMP Mulia Tulangan, ia tetap aktif mengikuti berbagai pertandingan internal pondok maupun sekolah.

Kemampuannya semakin terasah ketika bergabung dengan PB Satelit pada Desember 2024. Empat kali dalam sepekan ia berlatih di GOR Grinting, ditempa oleh pelatih dan pengalaman sparing yang terus menambah jam terbang.

Jalur Menuju Podium Emas

Di turnamen HUT ke-80 RI, Abidzar menapaki jalur juara dengan penuh perjuangan. Babak penyisihan melawan MA Darun Najah ia menangkan dengan skor telak 2–0. Begitu pula semifinal melawan SMK Nurul Huda (2–0) dan final melawan SMK Darul Ulum (2–0).

Namun, langkahnya tidak selalu mulus. Di perempat final melawan SMK Milan, Abidzar harus jatuh bangun. Ia sempat kalah di set pertama.

“Tapi saya coba sabar. Saya manfaatkan kondisi lawan yang mulai kelelahan. Dengan strategi lob, saya bisa membalikkan keadaan,” jelasnya.

Strategi lob itu sendiri, kata Abidzar, adalah mengangkat shuttlecock tinggi ke belakang lapangan lawan, membuat lawan kelelahan, dan membuka celah serangan. Strategi sederhana itu terbukti jitu mengantarkannya menuju kemenangan.

Inspirasi dari Keluarga

Di balik prestasinya, ada dukungan besar keluarga. Sang kakak, alumni SMP Mulia Tulangan, bahkan pernah menjadi atlet bulu tangkis tingkat provinsi. Sementara ayahnya rutin menjadi partner sparing di rumah.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Kalau pulang sekolah atau libur, saya sering latihan bareng ayah dan kakak,” kenangnya.

Tak heran, moto hidupnya sederhana tapi kuat, “Jangan putus asa, tetap berdoa dan berusaha.”

Meski begitu, jalan yang dipilih Abidzar tak sepenuhnya sejalan dengan keinginan orang tua. Ia bercita-cita fokus menekuni bulu tangkis, sementara kedua orang tuanya berharap ia mendalami Bahasa Arab, kuliah di UIN Sunan Ampel Surabaya, lalu bekerja sebagai pembimbing haji di Arab Saudi.

“Bagi saya, keinginan orang tua itu sangat mulia. Kalau nanti saya bisa ke Arab, saya ingin memberangkatkan kedua orang tua naik haji,” ujarnya penuh haru.

Rasa Syukur dan Harapan

Atas keberhasilannya, Abidzar tak lupa menyampaikan terima kasih kepada banyak pihak. Mulai dari kedua orang tua, guru pembina, hingga teman-teman sekelas yang selalu memberi dukungan.

“Terutama Pak Cagar yang mendampingi saya dari awal lomba sampai selesai, serta teman-teman yang datang memberi semangat. Terima kasih semuanya,” ucapnya.

Wali Kelas XI A2, Ihfan Purnomo SPd, turut bangga dengan pencapaian anak didiknya.

“Terus kembangkan potensi, jaga semangat, dan raih prestasi yang lebih tinggi. Semoga bisa jadi inspirasi bagi siswa lain serta mengharumkan nama Smamuga,” kata guru matematika itu.

Dari lapangan sederhana di desanya, Abidzar membuktikan bahwa tekad, doa, dan dukungan keluarga mampu mengantarkan seseorang pada prestasi gemilang. Sebuah bukti nyata bahwa mimpi besar bisa lahir dari semangat kecil yang dirawat dengan konsisten. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡