
PWMU.CO – Kirana Annisa Sholichah menjadi lulusan pertama SMA Aisyiyah Boarding School Malang yang lolos masuk LIPIA dengan mendapatkan beasiswa penuh dari Kementerian Arab Saudi, Rabu (28/5/2025).
Lulusan SMA Aisyiyah Boarding School Malang (ABSM) tidak hanya mampu menembus sejumlah kampus negeri di Indonesia, tetapi juga mampu lolos seleksi di kampus Muhammad Bin Saud University Riyadh–LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab) Jakarta.
Menurut Kirana, semua proses itu berawal dari keinginan untuk kuliah di luar negeri, dan keinginan orang tua yang ingin dirinya menekuni ilmu diniyah (agama). Maka pilihannya adalah kampus di Arab Saudi.
Namun, karena semua kampus di bawah naungan Arab Saudi pendaftarannya melalui satu situs yang sama dan mensyaratkan pendaftar menyertakan ijazah, maka Kirana belum bisa mendaftar karena ijazahnya belum keluar.
Oleh karenanya, kesempatan kuliah langsung di Saudi tahun ini belum tercapai.
“Akhirnya saya mencoba untuk mendaftar di LIPIA Jakarta yang berada di bawah naungan Arab Saudi tapi kampusnya di Jakarta. Kenapa pilih LIPIA? Karena banyak ustadz-ustadzah saya di pondok juga banyak dari lulusan LIPIA,” jelas Kirana.
“Selain itu, karena di LIPIA Jakarta semua mahasiswa yang diterima pasti mendapat beasiswa penuh dan uang saku riyal Saudi tiap bulan dari Kementerian Arab Saudi. Awalnya saya ragu-ragu karena merasa kurang percaya diri dengan kemampuan bahasa Arab yang nggak jago-jago banget. Peminat yang mendaftar di jurusan yang saya ambil cukup banyak, yakni 4.000 pendaftar dari berbagai sekolah ataupun pondok pesantren,” ungkap putri dari pasangan Wasis Samsul Komar dan Yuli Purwanti tersebut.
ia mengaku, untuk masuk LIPIA juga tidak mudah. Ada empat tahap yang harus dilalui, yakni tahap seleksi berkas, tahap tes tulis, tahap tes wawancara, dan tahap final. Jika tidak lolos tahap pertama, maka tidak bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Alhamdulillah tes tulis saya lolos. Dari 4.000, menyisakan 227 untuk dites wawancara oleh masyaikh dari Arab. Dan tanggal 28 Mei, Alhamdulillah saya lolos dan resmi menjadi mahasiswa I’dad Lughowi LIPIA Jakarta,” terang gadis asal Mojokerto ini.
Kirana mengungkapkan rasa syukur atas semua yang diberikan oleh Allah. Selain itu, dia juga berterima kasih kepada mama dan papanya, termasuk kepada ustaz dan ustazah SMA ABSM yang selalu mendukung dan mendoakan yang terbaik.
“Semoga saya berhasil menyelesaikan I’dad Lughowi di LIPIA Jakarta dengan baik sehingga tahun depan bisa mendaftar dan melanjutkan studi di Saudi Arabia,” pungkasnya.
Penulis Dian Andriani Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments