Gelaran Talent of Student (ToS) 2025 yang diselenggarakan Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Karangasem (Mamsaka) Paciran kembali menegaskan bahwa seni memiliki posisi penting dalam pembinaan karakter dan kecakapan pelajar.
Hal ini tampak jelas pada cabang lomba kaligrafi, yang tahun ini diikuti oleh peserta dari berbagai SMP/MTs se-Jawa Timur dengan kualitas karya yang dinilai meningkat signifikan.
Dewan juri menyebut kompetisi kaligrafi tahun ini menjadi salah satu yang paling kompetitif, karena setiap peserta menghadirkan konsep, teknik, serta interpretasi estetika yang sangat beragam. Ketelitian goresan, keselarasan warna, dan kepatuhan terhadap kaidah kaligrafi Arab menjadi indikator penilaian utama.
Dalam penilaian akhir, Daffa Rasydan Al-Farisyi dari MTS Al-Asyhar ditetapkan sebagai Juara 1. Karyanya dinilai menonjol karena mampu memadukan unsur tradisi dengan sentuhan modern tanpa menghilangkan ruh keindahan kaligrafi klasik.
Prestasi tersebut menunjukkan kualitas pembinaan seni di sekolahnya sekaligus menjadi standar baru dalam kompetisi tahun ini.
Pada posisi Juara 2, Bintang Abidatul Chusnah—juga dari MTS Al-Asyhar—menampilkan karya yang stabil dan sangat rapi, menandakan adanya konsistensi pembinaan yang kuat. Sementara itu, Ni’matul Zidna ‘Lma dari SMP 7 Blimbing meraih Juara 3 berkat kekuatan komposisi warna yang halus serta kreativitas dalam menyusun pola kaligrafi secara proporsional.
Penghargaan juga diberikan kepada dua peserta lain yang berhasil masuk dalam kategori juara harapan, yaitu Amrina Nabihah Ramadhani dari SMPM 20 Solokuro sebagai Harapan 1, dan Zahwa Ibtisam Maritza dari SMPM Al-Huda sebagai Harapan 2. Keduanya dinilai mampu menampilkan karya yang matang meski bersaing dengan puluhan peserta lainnya.
Pembentukan Karakter
Kepala Mamsaka Purwanto MPd menegaskan bahwa lomba kaligrafi bukan sekadar ajang menampilkan karya seni, melainkan sarana pembentukan disiplin, ketekunan, dan kesabaran.
“Kompetisi ini membuktikan bahwa seni bukan hanya ekspresi, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang sangat efektif” ujarnya.
Lebih lanjut, Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta serta memberikan ucapan selamat kepada para juara.
“Kami bangga dengan antusiasme dan kualitas karya tahun ini. Selamat kepada seluruh juara, semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengembangakan potensi seni yang dimiliki,” pungkasnya.
Dengan semakin kuatnya antusiasme peserta setiap tahun, lomba kaligrafi di ToS 2025 dipandang sebagai salah satu agenda penting dalam menumbuhkan kecintaan terhadap seni Islami serta mendorong budaya berkompetisi yang sehat di kalangan pelajar. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments