Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun indah dari lantai dua SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A dalam Lomba Hafizhul-Qur’an Mugres Fest #3 yang digelar Sabtu (15/11/2025). Sebanyak 29 peserta tampil tenang dan penuh adab saat membaca Al-Qur’an.
Setiap peserta dipanggil sesuai nomor urut, kemudian mengambil kotak kecil berwarna berisi instruksi untuk membaca surah Al-Fatihah serta satu surah pilihan dari juz Amma, mulai An-Nas hingga Az-Zalzalah. Satu per satu anak duduk di depan meja juri, menjaga adab, menata napas, lalu melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan suara jernih. Para juri menilai bacaan secara menyeluruh, mulai makhraj, kelancaran, ketepatan tajwid, hingga kepercayaan diri peserta.
Suasana semakin tegang namun tetap khusyuk ketika enam peserta terbaik dari babak penyisihan diumumkan berhak maju ke tahap final. Pada babak ini, para finalis diuji dengan tantangan sambung ayat. Ketika juri melafalkan satu ayat, peserta diminta melanjutkan tanpa ragu. Tantangan ini membuat para orang tua dan penonton beberapa kali menahan napas, menyaksikan ketenangan luar biasa para peserta yang masih berusia sangat muda.
Setelah sesi final, peserta menunggu pengumuman juara. Sebelum pengumuman, juri Ustadzah Dyah Wulandari SQ memberi komentar.
“Kami bangga karena hampir semua peserta memiliki hafalan yang kuat. Ketenangan mereka saat membaca Al-Qur’an sangat menyentuh,” ujarnya.
Pada Mugres Fest #3 tahun ini, Lomba Tahfiz menobatkan M. Zanzia Hanu Jefty dari TK ABA XI sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 diraih Muhammad Andrian Akbar Maulana dari TK Islam Bakti 4, dan Juara 3 diraih Muhammad Fasad Healla dari TK Islam Al Basy.
Untuk kategori Harapan, para peserta berbakat juga memperoleh penghargaan:
- Harapan 1: Syaqila Embun Azura (RA Muslimat NU 10)
- Harapan 2: Zavir Rumaisya (TK Istiqoliyah)
- Harapan 3: Arsyandara Aexicio Fascha (TK Islam Bakti 4)
Salah satu pemenang, M. Zanzia Hanu Jefty, mengungkapkan rasa bahagianya.
“Aku tidak menyangka bisa juara. Tadi waktu final, aku sambung ayat pelan-pelan biar nggak salah. Senang sekali bisa membahagiakan ibu dan ustadzah,” ujarnya sambil tersenyum.
Lebih dari sekadar kompetisi, Lomba Hafizhul-Qur’an Mugres Fest #3 menjadi momen spiritual yang mempererat hubungan anak-anak dengan Al-Qur’an. Di usia yang masih sangat belia, mereka membuktikan bahwa hafalan besar dapat tumbuh dari hati yang kecil, selama dituntun dengan cinta, kesabaran, dan lingkungan yang mendukung. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments