Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

LSBO dan PDPM Lamongan Gelar Sayembara Batik Muhammadiyah 2025

Iklan Landscape Smamda
LSBO dan PDPM Lamongan Gelar Sayembara Batik Muhammadiyah 2025
Proses penjurian batik di Kantor PDM Lamongan. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PDM Lamongan bekerja sama dengan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lamongan menggelar Sayembara Desain Batik Muhammadiyah 2025.

Ketua Pelaksana, Ikhsan Budiono, menyampaikan bahwa sayembara ini merupakan inisiatif bersama untuk memberikan ruang kreatif bagi kader Muhammadiyah di Lamongan. Pendaftaran dibuka mulai 1–31 Agustus 2025. Dari 31 pendaftar, sebanyak 21 peserta berhasil mengirimkan karya desain batik.

“Pada Sabtu (13/9), panitia telah melaksanakan tahap kurasi untuk memilih lima karya terbaik dari 21 desain yang masuk. Kelima karya ini akan dipresentasikan langsung oleh peserta pada Kamis, 18 September 2025 mendatang,” ujar Ikhsan Budiono yang sekaligus Budayawan Lamongan ini.

Dalam proses penilaian, panitia menghadirkan tiga dewan juri dengan latar belakang berbeda. Pertama, Hj. Puji Rahayu, desainer sekaligus entrepreneur batik asal Bojonegoro. Kedua, Purnomo, Ssn, dari Dinas Pariwisata Kabupaten Lamongan. Ketiga, Dr. Piet Hizbullah Khaidir, MA, yang menilai unsur kemuhammadiyahan dalam karya peserta.

Kiai Ikhsan Budiono menambahkan, presentasi tahap kedua ini diselenggarakan dengan presentasi dari masing-masing peserta untuk menguji orisinalitas ide/karya, sehingga benar-benar terpilih juara yang layak.

UM SURABAYA

Iklan Landscape UM SURABAYA

Sementara Sekretaris LSBO PDM Lamongan, Helmi Arief menyampaikan, “Latar belakang kegiatan ini adalah memberikan ruang bagi kader Muhammadiyah untuk menuangkan intuisi estetik dalam bentuk batik. Selain itu, sayembara ini juga kami harapkan menjadi sarana dakwah melalui seni dan budaya, tidak hanya melalui mimbar atau amal usaha,” jelasnya.

Ia menegaskan, Muhammadiyah Lamongan hingga kini belum memiliki batik resmi yang merepresentasikan kekhasan daerah. Karena itu, hasil sayembara ini akan ditetapkan oleh PDM Lamongan sebagai batik resmi persyarikatan di tingkat daerah. (*)

“InsyaAllah, pada Milad Muhammadiyah ke-113 mendatang, desain batik ini akan resmi diluncurkan sebagai momentum bersejarah bagi persyarikatan. Ke depan, kami berharap kegiatan ini bisa menjadi pintu pembuka lahirnya berbagai event seni dan budaya Muhammadiyah di Lamongan,” pungkas Helmi. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu