MA Indotec Muhammadiyah Kendari bekerja sama dengan Puskesmas Poasia menyelenggarakan pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) bagi para kader kesehatan madrasah, Jumat (21/11/2025).
Seluruh materi disampaikan oleh tim Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Poasia, termasuk Kepala Seksi Promosi Kesehatan, Kasmawati, S.KM., M.Kes., yang hadir sebagai narasumber utama.
Sekitar dua puluh siswa kader kesehatan mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Sejak sesi awal, suasana aula terasa dinamis. Para peserta aktif mencatat, berdiskusi, dan mengikuti setiap simulasi yang diberikan.
Membangun Kebiasaan Sehat Melalui PHBS
Dalam materi pertama, Kasmawati menekankan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama kebiasaan sederhana yang dilakukan siswa sehari-hari di lingkungan madrasah.
“Cuci tangan pakai sabun, memilih jajanan sehat, menjaga kebersihan lingkungan—ini kebiasaan sederhana yang sangat menentukan kesehatan kalian,” jelasnya.
Beberapa indikator PHBS yang menjadi perhatian meliputi mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, mengonsumsi jajanan sehat, menggunakan jamban bersih, olahraga teratur, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok di lingkungan sekolah, membuang sampah pada tempatnya, hingga melakukan kerja bakti.
Para siswa terlihat menyimak dengan serius, bahkan saling mengingatkan terkait kebiasaan yang perlu mereka perbaiki.
Pelatihan P3K: Mengasah Kesiapsiagaan
Materi berikutnya adalah pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) oleh tim Promkes. Mereka menjelaskan langkah awal saat menghadapi insiden seperti pingsan, luka ringan, atau kecelakaan kecil di madrasah.
Ketika sesi simulasi dimulai, suasana semakin hidup. Para siswa mempraktikkan teknik membantu teman yang pingsan, membalut luka, hingga menempatkan korban dalam posisi pemulihan. Meski beberapa peserta tampak gugup, antusiasme mereka menjadikan sesi berlangsung hangat dan interaktif.
“Penanganan awal yang tepat dapat mencegah kondisi korban menjadi lebih buruk. Itu sebabnya kalian harus tahu langkah dasarnya,” ujar salah satu staf Promkes.
Dukungan Madrasah
Kepala MA Indotec Muhammadiyah Kendari, Irwan Samad, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pembinaan ini. Ia menegaskan bahwa UKS menjadi bagian penting dalam membangun budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan siswa.
“Kami ingin para kader kesehatan menjadi teladan. Pengetahuan dan keterampilan yang mereka dapatkan hari ini sangat penting untuk menjaga kesehatan teman-temannya,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para siswa mengajukan berbagai pertanyaan terkait kondisi kesehatan yang sering mereka temui di sekolah.
Bagi kader kesehatan, pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperkuat tanggung jawab sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan madrasah. Kegiatan sederhana yang membawa dampak besar bagi pembentukan karakter peduli dan siap siaga. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments