SMP Muhammadiyah 8 Gresik mengisi hari ketiga rangkaian MABIT Ramadan dengan kajian bertema Fiqih Puasa di Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah Benjeng, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini bertujuan menguatkan kesadaran siswa dalam menjalankan ibadah puasa sesuai tuntunan syariat Islam.
Kajian tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan keislaman siswa selama bulan suci Ramadan . Melalui kegiatan ini, sekolah ingin menanamkan pemahaman bahwa ibadah puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga harus dijalankan dengan pemahaman yang benar agar bernilai ibadah dan penuh keberkahan.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias. Para peserta tampak serius menyimak materi yang disampaikan sebagai bekal dalam menjalankan ibadah puasa selama Ramadan .
Kajian Fiqih Puasa Perkuat Pemahaman Siswa
Kajian menghadirkan Ustadz Hogi Caesar Budianto, S.Pd., guru SMA Muhammadiyah 10 Gresik (Smamio), sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa puasa merupakan ibadah yang memiliki aturan dan tuntunan yang jelas dalam syariat Islam.
Menurutnya, memahami fiqih puasa menjadi penting agar umat Islam mampu menjalankan ibadah tersebut secara benar dan tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban.
Materi disampaikan secara komunikatif dengan berbagai contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari para siswa. Hal ini membuat suasana kajian menjadi lebih hidup dan mudah dipahami oleh peserta.
Mengenal Tujuan Puasa dan Tata Cara yang Benar
Dalam kajian tersebut, Ustadz Hogi juga mengajak siswa memahami sejarah disyariatkannya puasa Ramadan serta tujuan utama dari ibadah tersebut, yaitu membentuk pribadi yang bertakwa.
Selain itu, ia menjelaskan berbagai aspek penting dalam fiqih puasa, mulai dari niat, hal-hal yang membatalkan puasa, hingga adab yang perlu dijaga selama menjalankan ibadah puasa.
Melalui penjelasan tersebut, diharapkan para siswa dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tertib, sadar, serta penuh kesungguhan dalam menjaga nilai-nilai ibadah selama Ramadan .
Bagian dari Pembinaan Karakter Religius
Kegiatan kajian berlangsung dalam suasana khidmat namun tetap interaktif. Para siswa terlihat aktif menjawab pertanyaan dan mengikuti sesi tanya jawab yang diberikan oleh pemateri.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang fiqih puasa, tetapi juga mendapatkan motivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci Ramadan .
Wakil Kepala Sekolah bidang ISMUBA, Ustadz Hasbi, menyampaikan bahwa kegiatan MABIT Ramadan menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter religius siswa.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi siswa untuk menjalankan puasa dengan pemahaman yang benar, sehingga ibadah mereka tidak sekadar rutinitas, tetapi benar-benar bermakna,” ujarnya.
Melalui program MABIT Ramadan ini, SMP Muhammadiyah 8 Gresik menegaskan komitmennya dalam membina siswa agar mampu mengamalkan ajaran Islam secara utuh.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan sejak dini melalui pembelajaran yang aplikatif dan inspiratif.






0 Tanggapan
Empty Comments