MTs Muhammadiyah 2 Pondok Karangasem Paciran (Madtsamuda) menyelenggarakan kegiatan Tasmi’ Al-Quran Juz bagi siswa kelas IX. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al Manar Pondok Karangasem, Paciran, sebagai bagian dari syarat kelulusan siswa tahun ajaran 2025/2026. Ahad (11/1/2026).
Suasana Masjid Al Manar Pondok Karangasem, Paciran, pagi itu tampak tenang namun sarat dengan antusiasme. Wajah para peserta terlihat tegang, tetapi mereka berusaha menenangkan diri dengan terus mengulang hafalan.
Tangan mereka menggenggam Al-Quran kecil, bibir bergerak pelan tanpa mengeluarkan kata-kata selain ayat suci. Sesekali mata terpejam, tanda kesungguhan mereka dalam bermurajaah.
Kepala Madtsamuda Millazul Faida, M.Pd., dalam sambutannya menjelaskan bahwa Tasmi ini merupakan salah satu syarat kelulusan siswa kelas 9. Sehingga anak-anak yang hari ini menjadi peserta Tasmi’, syarat lulus Madtsamuda sudah dikantongi salah satunya. Selain itu, ia juga mengucapkan terimakasih kepada wali siswa yang dapat mendampingi putrinya dalam kegiatan ini.

“Hafalan dua juz menjadi salah satu syarat kelulusan siswa Madtsamuda. Melalui Tasmi’, sekolah memastikan bahwa target tersebut benar-benar tercapai,” ujarnya.
Selain itu, Ustadzah Milla juga menegaskan pentingnya pendidikan Al-Quran di tengah tantangan zaman modern. Menurutnya, hafalan Al-Qur’an diharapkan mampu menjadi bekal spiritual dan benteng moral bagi siswa dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang di era digital.
Melalui kegiatan Tasmi’ ini, Madtsamuda berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai Al-Quran dalam proses pendidikan, sehingga lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan keimanan yang kuat.
Di samping itu, Wakil Kepala Madtsamuda Ismubata Ahmad Habibi Badruzzaman, S.Pd., dalam wawancara menyampaikan pelaksanaan Tasmi’ dibagi ke dalam beberapa gelombang. Gelombang pertama diikuti oleh 32 siswa putri dan dilaksanakan pada Ahad (11/1/2026).
Gelombang kedua direncanakan pada Sabtu (17/1/2026) dengan 28 peserta siswa putra, sementara gelombang ketiga akan digelar pada Ahad (18/1/2026) dengan 34 siswa putri. Apabila masih terdapat peserta, gelombang lanjutan akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idulfitri.
Pak Bi, sapaan akrabnya juga berpesan kepada peserta agar dapat terus mengulang hafalan atau murajaah sehingga hafalannya tetap lancar.
“Untuk menguatkan atau mengaitkan Al-Quran adalah dengan cara murajaah atau mengulangi hafalan. Jadi saya jamin jika kalian tidak murajaah hafalan maka hafalan kalian lama-lama akan hilang dengan sendirinya,” terangnya.






0 Tanggapan
Empty Comments