
PWMU.CO – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Hanum Salsadhilla SKed, mahasiswa Program Profesi Dokter, berhasil meraih Juara 3 dalam cabang lomba Gambar Histologi Digital tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Jumat (20/6/2025).
Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hulawa atau Histology In Action 3.0, sebuah ajang ilmiah tahunan yang mengusung konsep eksplorasi kreativitas dan ketelitian dalam memahami jaringan biologis manusia. Terdapat tiga cabang lomba yang dipertandingkan dalam ajang tersebut, yaitu Lomba Cerdas Cermat, Gambar Histologi Manual, dan Gambar Histologi Digital.
“Gambar saya merupakan bagian dari organ duodenum, salah satu organ penting dalam sistem pencernaan manusia yang berfungsi menyerap nutrisi dari makanan,” jelas Hanum saat diwawancarai.
Melalui karyanya, Hanum menunjukkan perpaduan antara pemahaman ilmu histologi dengan kemampuan visualisasi digital yang detail dan estetik.
Pelaksanaan lomba gambar dilakukan secara daring sejak Jumat (25/4/2025) hingga Selasa (10/6/2025) sehingga peserta dari seluruh Indonesia dapat mengikuti perlombaan ini tanpa hambatan geografis. Keberhasilan Hanum menunjukkan bahwa, meskipun diselenggarakan dalam format virtual, mahasiswa tetap mampu menunjukkan kualitas dan kompetensi unggul di bidang kedokteran dasar.
Sementara itu, Kepala Program Studi Pendidikan Dokter FK UM Surabaya, dr Syafarinah Nur Hidayah Akil MSi, turut memberikan apresiasi atas pencapaian Hanum.
“Alhamdulillah, selamat buat Hanum Salsadhila SKed, dokter muda FK UM Surabaya yang telah memenangkan juara 3 nasional lomba menggambar digital HULAWA: Histology in Action 3.0 tahun 2025 yang diselenggarakan oleh FK UNG,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa potensi Hanum dalam bidang menggambar telah terlihat sejak masa pendidikan sarjana, terutama saat para pendidik menilai laporan praktikum yang dikerjakannya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa bakat tersebut dapat membawa mahasiswa meraih prestasi, dan karenanya perlu terus dikembangkan.
“Prestasi ini mencerminkan potensi luas yang dimiliki mahasiswa kedokteran. Selain itu, hal ini juga menjadi bukti bahwa mahasiswa kedokteran tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki potensi luar biasa dalam bidang seni, kreativitas, dan ekspresi visual. Karya-karya seperti ini mencerminkan kepekaan, imajinasi, serta nilai-nilai estetika yang sangat berharga dalam membentuk pribadi calon dokter yang humanis dan berwawasan luas,” sambungnya.
Selain itu, dr Syafarinah juga berharap pencapaian ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan bakat di berbagai bidang, termasuk non-akademik, sebagai bagian dari proses pembelajaran yang holistik.
“Teruslah berkarya dan berkreativitas!. Fakultas bangga padamu,” pungkasnya.
Penulis Rahma Ismayanti Editor Ni’matul Faizah






0 Tanggapan
Empty Comments